src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Bupati Sri Juniarsih saat melantik 53 Kakam hasil Pilkakam serentak tahun ini. (ist)HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – -Sebanyak 53 Kepala Kampung (Kakam) yang terpilih berdasarkan hasil pemilihan kepala kampung (Pilkakam) serentak se-Kabupaten Berau tahun 2023 masa jabatan 2023-2029 dilantik oleh Sri Juniarsih Mas pada Kamis, 14 Desember 2023.
Bupati Sri Juniarsih Mas memberikan ucapan selamat dan berharap kepada 53 kepala kampung yang dilantik ini dapat menjalankan amanahnya dengan baik dalam memajukan kampungnya masing-masing.
“Saya harap Kakam yang terpilih dan dilantik ini dapat bertanggungjawab dan berkontribusi guna menyejahterahkan masyarakat di kampungnya masing-masing,” jelasnya di Ballroom SM tower dan Convention Center, Jalan Teuku Umar, Kecamatan Tanjung Redeb.
Sri berharap semangat baru yang luar biasa dari setiap kepala kampung serta mendorong untuk mewujudkan hal yang diinginkan masyarakat dengan berupaya menggali seluruh potensi yang ada di kampungnya.
“Diharapkan mereka menjadi semangat baru dalam menjalankan setiap program kerja dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.
Untuk itu, Sri meminta 53 Kakam ini dapat bekerja dengan tulus dan ikhlas dalam mengabdi serta melayani masyarakat di kampung. “Silahkan setiap Kakam untuk berinovasi menuangkan rencana program kerjanya sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat,” bebernya.
Dikatakannya, Kakam yang telah dilantik juga sudah harus mulai meyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) kampung masing-masing agar dapat diajukan sehingga selaras dalam RPJM Kabupaten nantinya.
“Saya minta setiap kepala kampung menjalin sinergi dengan perangkat yang ada dan merangkul seluruh komponen masyarakat, serta menjalin komunikasi dengan baik,” ucapnya.
Sri menginstruksikan kepala kampung dapat bekerja sama dengan baik demi kepentingan masyarakat. Hal ini dilakukan guna menyukseskan program kerja yang telah disusun.
“Saya juga minta agar jangan sampai ada kepala kampung yang bermasalah dengan hukum karena akan merepotkan semua pihak, sehingga harus disiplin dan bijak dalam menggunakan keuangan kampung,” pungkasnya. (Riska)