src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Musrenbang Tabalar, Sri Juniarsih Tekankan Pendidikan, Kesehatan, hingga Air Bersih

Musrenbang Tabalar, Sri Juniarsih Tekankan Pendidikan, Kesehatan, hingga Air Bersih

2 minutes reading
Wednesday, 4 Feb 2026 18:01 95 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas mulakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Penyusunan RKPD Tahun 2027 di Kecamatan Tabalar pada 4 Februari 2026.

Menurutnya, pembangunan dilakukan secara bertahap dan harus dibarengi komunikasi yang kuat antara kepala kampung, OPD, serta pemerintah daerah. Ia menekankan pendidikan dan kesehatan sebagai prioritas utama karena menjadi fondasi kualitas sumber daya manusia Berau ke depan.

“Pendidikan dan kesehatan itu tidak bisa ditawar. Ini kebutuhan paling mendesak masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Bupati juga menyoroti pentingnya percepatan penyelesaian tapal batas kampung untuk mencegah konflik antarwilayah. “Saya harapkan di periode terakhir saya, tidak ada lagi permasalahan tapal batas,” katanya.

Dirinya juga meminta untuk memperhatikan kebutuhan air bersih yang disampaikan kepala kampung di Kecamatan Tabalar, ia berharap, Dinas PUPR dan OPD terkait segera menindaklanjuti jaringan air bersih yang sudah terbangun agar dapat menjangkau seluruh wilayah pesisir hingga ke ujung kampung.

Terkait penerangan jalan umum (PJU), efisiensi belanja OPD, hingga optimalisasi layanan kesehatan di wilayah pesisir turut menjadi perhatian, Sri Juniarsih bahkan membuka ruang komunikasi langsung bagi kepala kampung jika pengaduan PJU tidak mendapat respons.

“Kalau tidak direspons, WA saya langsung, kirim fotonya. Jangan sampai PJU yang kita anggarkan puluhan miliar tidak termanfaatkan,” ujarnya.

Isu pengelolaan sampah juga menjadi perhatian serius. Sri mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan sampah sebagai sumber nilai ekonomi melalui TPS 3R dan bank sampah.

“Dalam kondisi efisiensi seperti ini, sampah pun bisa jadi uang. Jangan sampai Berau menjadi daerah wisata yang kotor,” tuturnya.

Ia pun mengajak seluruh unsur pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat membudayakan kegiatan bersih-bersih bersama secara rutin demi menjaga Berau tetap bersih, sehat, dan indah.

“Di tengah efisiensi anggaran, kita harus kreatif, berkolaborasi, dan memastikan pembangunan tetap berdampak langsung bagi masyarakat,” pungkasnya. (Riska)

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp headlinekaltim.co

Gabung

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x