src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Ilustrasi. Konsumsi air rebusan untuk ginjal mampu mendukung kesehatan organ pembuang racun ini. (Getty Images/iStockphoto/bombuscreative)HEADLINEKALTIM.CO – Menjaga kesehatan ginjal tidak hanya bisa dilakukan dengan pola makan seimbang dan olahraga, tetapi juga melalui konsumsi air rebusan herbal. Sejumlah tanaman dipercaya dapat membantu fungsi ginjal tetap optimal sekaligus mencegah gangguan kesehatan.
Ginjal berperan penting dalam menyaring limbah dan racun dari tubuh. Karena bekerja tanpa henti, organ ini rentan mengalami masalah jika tidak dijaga. Berikut lima jenis air rebusan yang bisa jadi pilihan alami untuk mendukung kesehatan ginjal:

Daun seledri kaya antioksidan dan kalium yang baik untuk mengontrol tekanan darah, salah satu faktor pemicu penyakit ginjal. Air rebusan seledri juga membantu tubuh tetap terhidrasi sehingga ginjal lebih optimal membuang sisa metabolisme.

Tanaman tempuyung (Sonchus arvensis) dikenal sejak lama sebagai herbal penghancur batu ginjal. Kandungan flavonoid, asam fenolat, kalium, dan magnesium di dalamnya dipercaya mendukung proses sekresi batu ginjal. Namun, penggunaannya sebaiknya tetap dalam pengawasan medis.

Hasil penelitian UGM menunjukkan ekstrak daun binahong berpotensi menjadi terapi tambahan untuk cedera ginjal akut. Kandungan antioksidannya mampu meredakan peradangan dan melindungi sel ginjal dari kerusakan.

Kumis kucing sering digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi gangguan saluran kemih. Air rebusannya diyakini membantu meringankan masalah ginjal meski riset lebih lanjut masih diperlukan.

Sering disebut sebagai superfood, daun kelor juga bermanfaat bagi kesehatan ginjal. Studi menunjukkan ekstrak daun kelor mampu mencegah penumpukan mineral penyebab batu ginjal.
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya