“Pastinya, kita akan panggil Dinas PU,” jelas Wabup Rendi, belum lama ini, di Pendopo Bupati Kukar.
Rendi menambahkan, pemanggilan Dinas PU tersebut guna memastikan apakah perlu tidaknya dilakukan penambahan bangunan baru di TAS untuk ruang bioskop. “Dinas PU yang lebih mengetahui secara detail terkait bangunan TAS,” ucapnya.
Selain itu, guna meramaikan TAS, kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) juga bisa dipindahkan ke TAS untuk turut meramaikan pasar semi modern tersebut. “Kalau berkantor di TAS, kita akan melihat secara langsung kondisi pedagang di sana sehingga bisa mengetahui solusi yang perlu diperbuat,” jelasnya.
Wabup Rendi juga mengakui bahwa faktor pelambatan ekonomi masyarakat turut memengaruhi pola konsumsi akibat efisiensi anggaran keuangan daerah yang terkena pangkas dari pusat. “Kita sudah melakukan konsultasi ke Kementerian Keuangan RI, semoga keuangan Kukar bisa normal kembali dan ekonomi masyarakat bisa bergeliat lagi,” pungkasnya. (Andri)

















