src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Situasi Sempat Memanas, Unjuk Rasa Ratusan Mahasiswa di Berau Berakhir Damai

Situasi Sempat Memanas, Unjuk Rasa Ratusan Mahasiswa di Berau Berakhir Damai

3 minutes reading
Monday, 1 Sep 2025 18:57 355 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Demonstrasi yang digelar Aliansi Berau Menggugat sempat memanas di depan Sekretariat DPRD Berau, Jalan Gatot Subroto pada Senin, 1 September 2025. Namun, demonstrasi tersebut berakhir dengan damai sekitar pukul 14.00 WITA.

Suasana memanas terjadi ketika ratusan mahasiswa berhadapan langsung dengan pihak keamanan dan mendesak agar anggota DPRD Berau keluar menemui mereka. Saat pukul 12.00 WITA, Ketua beserta Wakil Ketua DPRD Berau dan sejumlah anggota parlemen akhirnya keluar menemui para demonstran. Teriakan dari massa aksi semakin kencang. Cuaca terik menyengat kulit. Aroma ban terbakar semakin pekat. Kepulan asap hitam membumbung tinggi menghiasi langit.

Sebanyak delapan poin tuntutan pun dibacakan dengan lantang oleh Jendral Lapangan Aliansi Berau Menggugat, Muhammad Asri J diikuti oleh ratusan mahasiswa. Adapun tuntutan tersebut yakni, 1) menolak Rancangan Undang-Undang KUHP; 2) hentikan represifitas aparat terhadap segala bentuk gerakan rakyat; 3) mendesak Presiden RI untuk melakukan revitalisasi terhadap institusi Polri dan mencopot jabatan Kapolri; 4)Menolak segala bentuk pembungkaman pers dan media; 5) tingkatkan kesejahteraan guru, dosen dan tenaga pendidik; 6) menolak segala bentuk komersialisasi terhadap pendidikan; 7) segera sahkan Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset; 8) tegakkan supermasi sipil dan kembalikan TNI ke barak.

“Untuk isu daerahnya nanti akan kami ajukan dan ditindaklanjuti bersama,” tegasnya.

Menurutnya, gerakan aksi yang dilakukan pada hari ini sesuai dengan hasil konsolidasi. Pihaknya juga sudah membacakan tuntutan tersebut di hadapan DPRD Berau. “Saya harap ke depan DPRD Berau langsung menindaklanjuti tuntutan tadi,” ungkapnya.

Beberapa isu daerah yang menjadi keresahan masyarakat juga sempat disampaikan saat aksi tadi. Seperti evaluasi pembangunan, aspirasi buruh, tenaga kerja lokal, tunjangan guru, isu lingkungan termasuk tambang yang tidak ditindak tegas. “Semua aturan dan kebijakan harapannya pro terhadap masyarakat,” tuturnya.

Ke depan, pimpinan organisasi bakal melakukan konsolidasi dan merumuskan hal-hal yang menjadi kesimpulan nanti.  “Isu daerah ini juga menjadi penekanan dari masyarakat dan akan menyusul secepatnya,” bebernya.

Ketua DPRD Berau Dedy Okto Nooryanto meminta kepada Aliansi Berau Menggugat untuk menyerahkan lembar tuntutan tersebut ke DPRD Berau. Kata dia, poin-poin yang menjadi tuntutan mereka akan segera ditindaklanjuti.

Setelah dibahas dan diperjuangkan, pihaknya akan memberikan informasi ke koordinator lapangan Aliansi Berau Menggugat. “Saya akan perjuangan itu bersama teman-teman. percayakan dengan kami,” ucapnya di depan ratusan massa demonstran.

Walaupun sempat memanas, aksi demonstrasi tersebut berakhir dengan damai. Hal tersebut ditandai dengan penyerahan lembar tuntutan kepada DPRD Berau. Tidak ada korban jiwa atau demonstran yang terluka pada aksi tersebut di depan sekretariat DPRD Berau.(Riska)

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya

LAINNYA
x