30.9 C
Samarinda
Thursday, May 13, 2021

Tembus 906 Kasus COVID-19, Kutai Kartanegara Tambah Rp 50 Miliar

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Pertambahan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kutai Kartanegara semakin masif. Kini sudah menembus angka 906 kasus.

Pemkab Kutai Kartanegara semakin serius menghadapi kasus COVID-19. Ini dibuktikan dengan tambahan anggaran sebesar Rp50 miliar di APBD-Perubahan Tahun 2020.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara Sunggono mengatakan, Pemkab menyiapkan dana tambahan mengingat potensi lonjakan pasien.

“Kita anggarkan di APBD-Perubahan tahun ini sebesar Rp50 miliar yang diproyeksi untuk keperluan penanganan COVID-19 sampai Maret 2021, mudah-mudahan dana tersebut cukup,” jelasnya.

Selain itu, kata dia, Pemkab juga sudah bersikap tegas dengan adanya Perbup Nomor 54 Tahun 2020 tentang penegakan disiplin standar protokol kesehatan. Pemkab juga sudah mendirikan empat posko di Kecamatan Tenggarong dan satu posko di Tenggarong Seberang yang akan menertibkan pelanggar protokol ketika keluar rumah.

“Bahkan sampai pada pemberlakuan jam malam untuk kawasan Tenggarong, ” tegas Sunggono.

Diketahui, tim Gugus COVID-19 Kutai Kartanegara kembali mengumumkan perkembangan kasus per Kamis 17 September 2020. Terjadi penambahan kasus baru sebanyak 47 orang, 9 orang sembuh, serta 1 pasien meninggal dunia.

Baca Juga  Gelar Pengobatan Gratis di Maratua, Dokter Merasa Sesak, Ternyata Positif COVID-19

Total kasus yang sudah ditangani tim mencapai 906 kasus, dengan pasien dirawat dan diisolasi 350 orang, 540 sembuh, dan 10 reinfeksi.

“Yang meninggal dunia tambah 1 orang, pasien KK-658 usia 30 tahun, laki-laki asal Loa Janan. Terkonfirmasi sejak 8 September 2020 dan sempat dirawat selama 12 hari di RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang. Total yang meninggal di Kukar sebanyak 16 orang, ” ujar Jubir Tim Gugus COVID-19 Kukar, Martina Yulianti melalui rilis persnya, Kamis 17 September 2020.

Baca Juga  Lupakan Soal Wisata, Anda akan Dihalau Masuk Kota Raja

Sekretaris Dinkes Kukar Ismi Mufidah menambahkan, melihat kondisi pandemi yang semakin meningkat, pihaknya menambah  tenaga relawan yang akan membantu pemerintah menangani kasus COVID-19 di beberapa kecamatan.

“Relawan bakal ditempatkan di RSUD Dayaku Raja Kota Bangun dan RSUD Aji Batara Agung Samboja karena kurva kenaikan cukup tinggi di wilayah hulu dan pesisir, “bebernya.

Penulis: Andri

Komentar

- Advertisement -spot_img

LIHAT JUGA

- Advertisement -spot_img

TERBARU

spot_img
Komentar