src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Telinga Kiri Berdenging, Pertanda Buruk? Ini Penjelasan Islam dan Medis yang Perlu Diketahui!

Telinga Kiri Berdenging, Pertanda Buruk? Ini Penjelasan Islam dan Medis yang Perlu Diketahui!

waktu baca 3 menit
Jumat, 8 Agu 2025 13:55 685 gleadis

HEADLINEKALTIM.CO – Kita mungkin pernah mengalami telinga kiri berdenging secara tiba-tiba, baik saat sedang sendiri, dalam suasana hening, atau bahkan saat berkumpul bersama orang lain. Kondisi ini memunculkan berbagai tafsir, mulai dari pertanda buruk, isyarat mistis, hingga kabar yang akan datang.

Dilansir dari liputan6.com, dalam pandangan Islam, fenomena ini tidak perlu ditanggapi dengan rasa takut berlebihan. Sebagaimana diriwayatkan oleh Imam al-Suyuthi dalam Kitab al-Jami’ al-Shaghir, Rasulullah SAW bersabda:

“Jika telinga salah seorang dari kalian berdengung, maka hendaklah ia mengingatku, bershalawat atasku, dan berdoa: ‘Semoga Allah membalas orang yang membicarakan kebaikanku dengan kebaikan pula.’”

Artinya, ketika mengalami telinga berdenging, terutama telinga kiri berdenging, seorang Muslim dianjurkan untuk memperbanyak dzikir dan membaca shalawat sebagai bentuk introspeksi dan doa kebaikan.

KH Fatihun Nada dari Komisi Fatwa MUI menjelaskan bahwa hadis ini merupakan pengingat agar umat Islam memperkuat hubungan spiritual dengan Nabi Muhammad SAW saat mengalami fenomena semacam ini.

Lebih lanjut, dalam as-Siraj al-Munir, Imam Al Munawi menyebut bahwa:

“Sesungguhnya telinga itu berdengung hanya ketika datang berita baik ke ruh, bahwa Rasulullah SAW telah menyebutkan orang tersebut dengan kebaikan di al-Mala’ al-A’la (majlis tertinggi) di alam ruh.”

Imam al-Shan’ani dalam kitab al-Tanwir menambahkan, telinga kiri berdenging bisa dimaknai sebagai tanda bahwa seseorang sedang menyebutkan kebaikan kita. Oleh karena itu, respons yang diajarkan adalah mendoakan balik kebaikan, bukan khawatir terhadap pertanda buruk.

Di sisi lain, dari perspektif penjelasan medis, kondisi telinga berdenging dikenal sebagai tinnitus, yaitu sensasi bunyi berdengung tanpa sumber suara eksternal. Mayo Clinic menyebutkan, kondisi ini dialami sekitar 15%–20% populasi dan lebih umum terjadi pada lansia.

Tinnitus bisa disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain:

  • Gangguan pendengaran terkait usia
  • Terpapar suara keras dalam waktu lama
  • Cedera atau trauma pada telinga
  • Infeksi telinga
  • Sumbatan di saluran telinga
  • Efek samping obat-obatan tertentu

Laman rspondokindah.co.id menjelaskan bahwa kondisi telinga kiri berdenging umumnya tidak berbahaya, terutama jika terjadi sesekali dan tidak disertai gejala lain. Namun, jika berlangsung terus-menerus atau mengganggu aktivitas, penting untuk memeriksakan diri ke dokter spesialis THT.

Sebagai bentuk spiritualitas, umat Islam diajarkan untuk membaca doa berikut ketika telinga berdenging:

اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ذَكَرَهُ اللهُ مَنْ ذَكَرَنِيْ بِخَيْرٍ

Allâhumma shalli ‘alâ sayyidinâ muhammadin wa ‘alâ âli sayyidinâ muhammadin, dzakarahullâhu man dzakaranî bikhairin.

Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad dan keluarganya. Semoga Allah membalas dengan kebaikan siapa pun yang menyebutku dalam kebaikan.”

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya

LAINNYA
x