Beranda Berau Siswa di Pulau Derawan Terkendala Kuota Data hingga Didatangi Guru

Siswa di Pulau Derawan Terkendala Kuota Data hingga Didatangi Guru

Siswa di Pulau Derawan Terkendala Kuota Data hingga Didatangi Guru
Akhmad Yani, Guru SMP 1 Pulau Derawan
Advertisement

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Masa pandemi Covid-19 mengubah kebiasaan. Termasuk cara belajar siswa yang menggunakan sistem dalam jaringan (Daring). Seperti yang dilakukan siswa di Pulau Derawan, Berau, Kaltim.

Siswa dan orang tua tak sedikit mengeluhkan sistem pembelajaran jarak jauh atau daring di tengah pandemi Covid-19. Orang tua dan wali murid SMP 1 Pulau Derawan mengaku kesulitan mendapatkan akses jaringan dan paket data internet.

Humas SMP 1 Pulau Derawan, Ahmad Yani mengakui keluhan tersebut. Proses belajar mengajar di sekolahnya kini menggunakan dua metode belajar selama pandemi Covid-19.

Advertisement

“Di sekolah ini, kami menggunakan dua teknik belajar mengajar yaitu yang pertama daring atau dalam jaringan. Biasa kita sebut belajar online, kami menggunakan aplikasi Zoom dan Google Classroom, dan bisa mengajar dan menyampaikan materi dan menjelaskan sama siswa,” ungkapnya, Senin, 27 Juli 2020.

Cara kedua khusus untuk siswa yang tidak mampu membeli atau tak punya Ponsel pintar dan komputer jinjing. Sesuai kebijakan kepala sekolah, guru mendatangi para siswa tersebut.

“Namun, bukan berarti yang punya HP dan laptop tidak punya kendala. Meski pakai aplikasi Zoom dan Google Classroom, tetap butuh jaringan internet lancar dan kuota data,” terangnya.

Orang tua, terang dia, mengeluhkan hal ini. “Harapan saya, semoga wabah virus corona ini cepat berakhir dan bisa kembali belajar mengajar tatap muka seperti biasanya,” pungkasnya.

Penulis: Sofi

Komentar
Advertisement