22.6 C
Samarinda
Minggu, April 18, 2021

Setelah Ngaku ‘Masih Muda’, Isran Noor Divaksin juga

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Gubernur Kaltim Isran Noor akhirnya mendapatkan vaksinasi COVID-19 tahap II. Penyuntikan kepada orang nomor satu di Kaltim ini dilaksanakan di Ruang Ruhui Rahayu lantai 1 Kantor Gubernur Kaltim pada Kamis 25 Februari 2021.

Pemberian vaksinasi COVID-19 tahap II ini ditujukan kepada pejabat negara, lansia dan pelayan publik.

Turut mendapat vaksinasi ini adalah Ketua TP PKK Kaltim Hj Norbaiti Isran Noor. Selanjutnya  Wakil Ketua TP PKK Hj Erni Makmur Hadi Mulyadi, istri dari Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi.

Ada juga Rektor Universitas Mulawarman Prof Masjaya dan istrinya yang menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim dr Padilah Mante Runa. Anggota DPD RI Dapil Kaltim Zainal Arifin dan istri. Kemudian, Anggota DPD RI Dapil Kaltara dan istri, terakhir adalah Asisten Administrasi Umum Setdaprov Kaltim Fathul Halim.

Usai divaksin, Gubernur Isran Noor meminta masyarakat untuk yakin mengikuti program vaksinasi COVID-19. Vaksinasi COVID-19 ini sangat penting untuk pencegahan terjadinya penularan virus.

Terlebih penyakit ini belum ditemukan obatnya hingga saat ini.¬†“Insyaallah aman, masyarakat tidak perlu khawatir. Ini untuk pencegahan penularan virus COVID-19,” katanya.

Sebelum ini, Isran Noor pernah berkelakar dengan awak media saat program vaksinasi tahap pertama. Kala itu, lansia masuk kategori orang yang tidak bisa divaksin..

“Aku masih muda. Umur baru 36 tahun jadi tidak perlu masih muda,” ucapnya dengan santai. Sontak, para jurnalis terpingkal-pingkal karena pernyataannya.

Bahkan ia menyarankan awak media juga perlu divaksin. “Yang perlu ini kalian (awak media),” kata Isran yang dikenal ceplas-ceplos.

Pada pelaksanaan vaksinasi tahap II ini, serum vaksin akan segera didistribusikan ke kabupaten/kota. Dengan prioritas pemberian vaksinasi COVID-19 kepada lansia yang bermukim di Kota Samarinda.

Untuk vaksinasi lansia, di Samarinda mendapatkan jatah sebanyak 21 ribu atau sekitar 30 persen kebutuhan dari total lansia di Samarinda, yaitu sekitar 60 ribu orang.

“Sesuai arahan dari Kemendagri, kota Samarinda yang pertama mendapatkan vaksinasi COVID-19 ini. Karena Samarinda adalah ibukota provinsi Kaltim,” ujar Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kaltim Andi Muhammad Ishak.

Penulis : Ningsih

Editor: MH Amal

Komentar

- Advertisement -spot_img

LIHAT JUGA

- Advertisement -spot_img

TERBARU

spot_img
Komentar