src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> RSUD Abdul Rivai Kini Memiliki 10 Unit Mesin Cuci Darah

RSUD Abdul Rivai Kini Memiliki 10 Unit Mesin Cuci Darah

2 minutes reading
Thursday, 20 Jul 2023 19:49 344 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB– Ruang Operasional Unit Hemodialisis (cuci darah) RSUD Abdul Rivai diresmikan pada Kamis, 20 Juli 2023. Hal ini bertujuan untuk memudahkan pelayanan dan mengurangi angka rujukan.

Bupati Berau Sri Juniarsih mengatakan adanya unit hemodialisis ini menjadi kabar gembira bagi para penderita gagal ginjal di Kabupaten Berau. “Tentu ini bisa meringankan beban mereka. Karena selama ini pasien melakukan cuci darah ke Tarakan atau Samarinda dua kali seminggu,” tuturnya.

Kini, pasien tidak perlu jauh-jauh ke Tarakan atau Samarinda lagi. Sebab, di RSUD Abdul Rivai Kabupaten Berau sudah tersedia alat hemodialisis.

“Akan ada lebih banyak tingkat pelayanan yang juga harus maksimal artinya infrastruktur bertambah, fasilitas bertambah, pelayanan juga akan bertambah untuk melayani kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Direktur RSUD Abdul Rivai dr. Jusram menyampaikan, ada sebanyak 10 unit mesin hemodialisa. Namun, saat ini yang beroperasi baru 4 mesin dengan proses cuci darah dilakukan 5 jam untuk masing-masing pasien.

“Untuk sementara baru 4 mesin karena masih perlu pengurusan ke BPJS untuk jaminan cuci darah berikutnya,” jelasnya.

Sementara ini, pihaknya menggunakan dana dari RSUD untuk menalangi proses cuci darah pasien yang dirawat Jika 10 mesin sudah berjalan aktif, maka dapat melayani sampai 40 pasien dalam seminggu.

“Untuk petugas medis disiagakan 12 orang yang nantinya juga bertambah menjadi 18 orang. Sedangkan untuk dokter umum dan dokter penyakit dalam masing-masing 1 orang,” bebernya.

Berdasarkan data sejak 2022, angka kematian akibat gagal ginjal sebanyak 44 orang. Pihaknya merujuk pasien untuk melakukan cuci darah sekitar 2 pasien setiap minggunya.”Harapannya dengan adanya penambahan mesin ini akan mengurangi angka rujukan tersebut dan mudah-mudahan di-support pemerintah,” pungkasnya. (Riska)

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x