Beranda BUMI ETAM Puluhan Warga Palaran Terjaring Operasi Yustisi Penerapan Disiplin Protokol Kesehatan

Puluhan Warga Palaran Terjaring Operasi Yustisi Penerapan Disiplin Protokol Kesehatan

Puluhan Warga Palaran Terjaring Operasi Yustisi Penerapan Disiplin Protokol Kesehatan - headlinekaltim.co
Seorang warga menunjukkan surat teguran dari petugas karena tidak menggunakan masker. (Foto: Ningsih/headlinekaltim.co)
Advertisement

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Unsur Muspika Palaran, Kota Samarinda, Kaltim, mengambil langkah cepat menyikapi meningkatnya jumlah warga terkonfirmasi positif COVID-19 di wilayahnya.

Dari data Dinkes Samarinda beberapa hari lalu berjumlah 17 orang, kini bertambah 2 orang. Hal ini ditindaklanjuti dengan operasi razia penerapan protokol kesehatan seperti diatur Perwali Nomor 43 Tahun 2020.

Pada Selasa, 16 September 2020 malam, petugas unsur gabungan BPBD Kota Samarinda, Babinsa, Babinkamtibmas Polsek Palaran dan Satpol PP Palaran menyasar kerumunan warga yang berada di pasar malam Jalan Adisucipto, Kelurahan Rawa Makmur.

Advertisement
Puluhan Warga Palaran Terjaring Operasi Yustisi Penerapan Disiplin Protokol Kesehatan
Petugas gabungan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan. (Foto: Ningsih/headlinekaltim.co)

Kepala BPBD Wilayah Palaran-Samarinda Seberang, Sujian mengatakan, petugas tidak hanya melakukan sosialisasi penggunaan masker saja, melainkan langsung melakukan teguran kepada warga yang ditemukan tidak menaati protokol kesehatan seperti penggunaan masker.

“Pukul 21.00 WITA petugas gabungan kami bergerak ke pasar malam. Tujuannya adalah penerapan Perwali terbaru, tapi sifatnya tidak hanya sosialisasi tapi juga sanksi teguran. Dari giat ini kami menjaring sedikitnya 47 orang warga yang kedapatan tidak mengenakan masker,” katanya.

“Seluruh warga yang terjaring diberikan surat teguran. Surat itu mereka tandatangani dan menjadi bukti kami untuk selanjutnya didata,” sambung Sujian lagi.

Tak hanya di lokasi pasar malam, petugas gabungan juga menyasar pengguna kendaraan bermotor yang melintas di simpang 3 arah Jalan Adi Sucipto-Jalan Ampera.

Camat Palaran Suwarso berjanji akan mengefektifkan penegakan Perwali Nomor 43 Tahun 2020 mengingat jumlah warga terkonfirmasi positif COVID-19 di wilayahnya mulai meningkat.

Baca Juga  Pemerintah Daerah Akan Kelola Penuh Pulau Kaniungan

“Kami juga sudah melakukan giat penerapan Perwali Nomor 43 Tahun 2020 di Kelurahan Rawa Makmur. Kegiatan seperti ini tentunya akan kami tingkatkan, terlebih hanya hitungan hari, jumlah terkonfirmasi positif di Palaran bertambah. Awalnya 7 orang, turun jadi 5 orang, naik lagi 12 orang, dan terakhir ini sudah 17 orang. Harapan kami tentunya, dengan penegakan aturan ini dapat memutus mata rantai penyebaran COVID-19,” harap Suwarso.

Penulis: Ningsih

Komentar
Advertisement