src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Prabowo Terpukau Istilah Pertamina Wira, 5 Pesan Kuat soal Kepemimpinan Kesatria dan Nasionalisme

Prabowo Terpukau Istilah Pertamina Wira, 5 Pesan Kuat soal Kepemimpinan Kesatria dan Nasionalisme

2 minutes reading
Tuesday, 13 Jan 2026 10:10 67 gleadis

HEADLINEKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kekagumannya terhadap penggunaan istilah Pertamina Wira yang dinilai sarat makna dan mencerminkan karakter pejuang. Menurut Presiden, istilah tersebut bukan sekadar sebutan internal, tetapi mencerminkan nilai kepemimpinan kesatria, nasionalisme, dan jiwa patriotik yang seharusnya melekat dalam pengelolaan Pertamina Wira sebagai perusahaan negara.

“Saya sangat terkesan tadi Direktur Utama mengatakan, menggunakan istilah Pertamina Wira ‘Perwira’. Ini luar biasa. Ini saya kira nafasnya seperti itu. Nafasnya harus seperti itu, bangsa-bangsa yang bangkit, bangsa-bangsa yang kuat,” kata Prabowo.

Dilansir dari Antara Kaltim, pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri peresmian Pertamina Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan di Kalimantan Timur, Senin. Presiden menilai pemilihan istilah Pertamina Wira mencerminkan napas perjuangan yang menjadi ciri bangsa-bangsa besar dan kuat.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menjelaskan bahwa bangsa yang mampu bangkit umumnya memiliki fondasi nasionalisme yang kokoh. Ia mencontohkan Jepang dan Korea Selatan yang meski memiliki keterbatasan sumber daya alam, tetap mampu maju berkat karakter nasionalisme, disiplin, dan semangat juang yang kuat. Nilai-nilai inilah yang menurutnya harus terus hidup dalam diri seluruh jajaran Pertamina Wira.

Presiden juga menekankan bahwa kepemimpinan memegang peranan kunci dalam membentuk budaya organisasi. Bagi Prabowo, pimpinan Pertamina Wira harus mampu menjadi teladan karena sikap dan perilaku pemimpin akan langsung tercermin pada jajaran di bawahnya, termasuk dalam menjaga integritas dan etos kerja.

Lebih jauh, Prabowo mengingatkan bahwa keteladanan tidak bisa dipalsukan. Ia menilai bahwa perilaku seorang pemimpin akan cepat diketahui oleh anak buahnya, sehingga kejujuran menjadi fondasi mutlak dalam menjalankan amanah sebagai pemimpin Pertamina Wira

“Pengalaman saya di tentara, pemimpin itu maling, cepat anak buah tahu, cepat sekali. Mungkin orang luar tidak tahu, Mungkin BPK bisa dikibuli, KPK bisa dikibuli, tetapi anak buah akan tahu. Di tentara itu kalau komandan-komandan yang maling, pemimpin yang maling, itu dikasih julukan kapal keruk dan seumur hidup dia akan bawa nama itu kapal keruk,” ujarnya..

Dalam konteks pengelolaan BUMN strategis, Presiden berharap nilai kesatria, keberanian, dan integritas menjadi roh kepemimpinan di tubuh Pertamina Wira. Menurutnya, karakter pejuang inilah yang akan menentukan arah dan kekuatan perusahaan negara dalam menghadapi tantangan global.

“Pemimpin harus memberi contoh. Saya terima kasih semangat tadi, wira, benar pejuang, kesatria, pendekar,” ucapnya.

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp headlinekaltim.co

Gabung

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x