src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Pj Gubernur Serahkan DIPA, Kaltim Digelontor Rp83,8 Triliun

Pj Gubernur Serahkan DIPA, Kaltim Digelontor Rp83,8 Triliun

2 minutes reading
Wednesday, 13 Dec 2023 10:08 261 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik menyerahkan secara digital Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), Daftar Alokasi Transfer Ke Daerah (TKD), Bagi Hasil Pajak Daerah (BHPD) dan Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota se-Kaltim Tahun Anggaran 2024, di Pendopo Odah Etam, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Selasa 12 Desember 2023.

Penyerahan DIPA tersebut, dilakukan kepada para instansi vertikal atau kementerian atau lembaga di Kaltim. Kegiatan dengan tema Mempercepat Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan itu ditandai dengan peletakan telapak tangan Pj Gubernur Akmal Malik pada papan layar dan didampingi Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kaltim M Syaibani.

Akmal Malik mengungkapkan, rasa syukur sebab adanya dana alokasi transfer tahun 2024 kembali mengalami kenaikan yang signifikan. “Kami selesai menindaklanjuti penyerahan DIPA, setelah Presidan di tanggal 29 November 2023 lalu menyerahkan DIPA secara digital kepada pimpinan lembaga, gubernur di pusat. Kita baru bisa di hari ini dengan jumlah alokasi dana yang masuk di Kaltim yang naik cukup signifikan, ini menjadi berkah kita semua,” ungkap Akmal pada Senin 12 Desember 2023.

Anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) bukan sekadar alokasi distribusi. Namun, memiliki fungsi lebih yakni prosperity atau mendorong terciptanya kesejahteraan. Selain itu, Akmal menyebut bahwa, alokasi anggaran harus berbanding lurus terhadap peningkatan indikator makro ekonomi dan pembangunan di Kaltim.

“Kita berharap kenaikan angka-angka ini berkontribusi terhadap naiknya indikator makro yang ada dalam RPJMD dan RKPD 2024-2026 yang telah kita susun bersama,” harapnya.

Akmal mengakui, ada kenaikan pada alokasi anggaran, salah satu bentuk perhatian pemerintah pusat kepada Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

“Bapak Presiden mengingatkan setiap rupiah yang digunakan mampu memberi manfaat besar bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pemprov Kaltim juga terus melakukan kolaborasi antara pemerintah provinsi, untuk kesejahteraan masyarakat. “Dana kalau jalan sendiri-sendiri tanpa adanya kolaborasi dan out come yang jelas tidak akan tampak hasilnya. kita akan terus rapat rutin untuk memastikan Pembiayaan yang sudah hadir saat ini bisa dilakukan maksimal,” tegasnya.

Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kaltim M Syaibani menyebutkan alokasi anggaran untuk Kaltim sebesar Rp83,8 triliun. “Kakanwil tentunya bersama pemprov menjaga agar secara administratif, dana ini bisa dimanfaatkan sesuai keinginan Bapak Presiden dimanfaatkan sebaik dan semaksimal mungkin untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Puput)

LAINNYA
x