src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Desain Jembatan Sebulu.HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Pemkab Kutai Kartanegara berencana membangun jembatan besar yang menghubungkan dua kecamatan, Anggana dan Sangasanga. ”Diperkirakan pembangunan jembatan tersebut butuh dana antara Rp 1 triliun atau Rp 2 triliun,” sebut Kadis PU Kukar, Wiyono, Rabu 8 April 2026.
Pembangunan jembatan tersebut masih sebatas perencanaan dan studi kelayakan. Jika jembatan tersebut jadi dibangun, diyakini mampu meningkatkan perekonomian masyarakat di dua kecamatan tersebut.
Dari mana dananya? Wiyono menyebut Pemkab akan berkolaborasi dengan Pemprov Kaltim. Oleh karena membutuhkan anggaran yang besar, maka perencanaan dibuat harus lebih matang. Titik lokasi belum ditentukan hingga studi kelayakan selesai. ”Pesan Bupati, pembangunan besar jangan sendirian, tapi libatkan juga Dinas PUPR Kaltim,” tegas Wiyono.
JEMBATAN SEBULU KURANG DANA
Sementara, pembangunan Jembatan Sebulu yang sudah berjalan dari 2024 menghadapi kendala dana walaupun proyek ini berjalan secara bertahap. Menurut Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani, pembangunan masih butuh ratusan miliar lagi.
”Kita sudah keluarkan anggaran sekitar Rp 300 miliar, sedangkan dana yang masih dibutuhkan sekitar Rp 450 miliar,” jelasnya.
Untuk mencari sumber pembiayaan, Yani menyarankan pemkab meminta bantuan dari APBD Kaltim dan APBN. Sebab, tanpa batuan Pemprov dan Pusat, jembatan sebulu bakal lama dinikmati masyarakat. Skema proyek dikerjakan tahun jamak. ”APBD Kukar 2026 ini, lanjutan pembangunan dianggarkan cuma Rp 13 miliar saja,” paparnya.
Kabid Bina Marga Dinas PU Kukar, Linda Juniarti merinci awal pembangunan jembatan Sebulu pada 2024 menghabiskan anggaran sebesar Rp 160 miliar, pada 2025 menghabiskan anggaran Rp 143 miliar. Sedangkan tahun ini dianggarkan hanya Rp 13 miliar untuk pengerjaan lanjutan jalan pendekat dan pemasangan satu bentang jembatan.
”Jika ditotal perencanaan pembangunan jembatan Sebulu sampai tuntas menghabiskan anggaran sebesar Rp 900 miliar,” ujarnya.(Andri)