src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Pertemuan Bupati Kukar Edi Damansyah dan Bupati PPU Hamdam. (ist)HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Agar memiliki dampak besar dari hadirnya IKN Nusantara, Pemkab Kukar merencanakan membangun jalan pendekat dari Kukar menuju titik nol IKN yang berlokasi di kabupaten Penajam Paser Utara(PPU).
“Kami merencanakan bangun jalan dari desa Jonggon Kecamatan Loa Kulu menuju lokasi IKN di Sepaku karena melalui Jonggon lebih dekat,” sebut Bupati Edi saat menerima kunjungan Bupati PPU Hamdan, Selasa 31 Januari 2023 di ruang serba guna kantor Bupati Kukar.
Terkait mewujudkan rencana tersebut, Pemkab akan mengusulkan kepada Pemerintah Pusat terkait pembiayaannya.
“Konsekuensi sebagian wilayah Kukar masuk IKN, dan sebagian pendapatan yang diterima Kukar alami penurunan, maka kita usulkan ke pusat rencana pembangunan jalan pendekat tersebut,” kata Edi.
Edi memaparkan keinginan Pemkab Kukar ditetapkan sebagai daerah mitra IKN diwujudkan oleh Pusat. Pusat mengganti nama di draft RTRW dari daerah penyangga menjadi mitra.
“Kami tidak mau disebut sebagai daerah penyangga karena penyangga identik dengan tumpuan, jika tidak tahan beban maka akan hancur,” ucapnya.
Kedatangan Pemkab PPU ke Kukar menjadi harapan besar agar kedua daerah selalu bersinergi dan berkolaborasi. Ke depannya harus ada MoU antara keduanya.
“Bisa saja kita buat MOU, sebagai daerah lumbung pangan di Kaltim,” tegas Edi.
Sementara itu, Bupati PPU Hamdan sangat senang bisa bersilaturahmi ke Pemkab Kukar. Hamdan menilai PPU punya kawan seperjuangan yaitu Kukar guna menyampaikan aspirasi pembangunan ke pusat.
“Kami menggandeng Kukar, satu visi perjuangan, memajukan daerah masing-masing. Karena PPU masuk kawasan IKN Nusantara,” sebutnya.(Andri)