src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Salah satu penampilan sanggar tari di Berau. Pemkab Berau komitmen untuk terus menjaga warisan seni budaya daerah. (ist)
HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau berupaya melakukan pelestarian seni musik dan tari tradisonal Berau. Hal ini dilakukan agar generasi muda dapat mencintai budaya di Kabupaten Berau.
Kepala Dinas dan Kebudayaan (Disbudpar) Berau, Ilyas Natsir menyampaikan, perlunya peremajaan musik dan tari tradisonal Kabupaten Berau untuk generasi muda.
Bahkan, pihaknya sudah melakukan beberapa pelatihan alat musik tradisional Kulintangan di Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan.
“Kita akan mendorong semua kampung untuk terus melestarikan musik tradisional asli Berau,” tegasnya, belum lama ini.
Disampaikannya, sasaran target pelatihan musik dan tradisional tersebut yakni Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), serta Sekolah Menengah Atas (SMA) di Bumi Batiwakkal.
“Semua musik tradisional akan kita upayakan untuk dilestarikan, terkhusus di kampung-kampung budaya,” tuturnya.
Menurutnya, sanggar tari yang ada di Berau cukup membantu pihaknya dalam melestarikan musik dan tari tradisional. Bahkan, dalam setiap acara adat maupun formal pun menyuguhkan tarian dan musik tradisional, mulai dari tarian asli hingga tarian yang sudah dikreasikan.
“Tentu jika ingin dikreasikan boleh, namun nilai keaslian dari tarian tersebut jangan sampai hilang,” ucapnya.
Dirinya menyampaikan, khususnya generasi muda untuk dapat mencintai budaya asli Kabupaten Berau dan melestarikannya. (Adv)