src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Pastikan Hujan Alamiah, BMKG: Masih Musim Kemarau tapi Samarinda Berpotensi Hujan hingga 2 Oktober

Pastikan Hujan Alamiah, BMKG: Masih Musim Kemarau tapi Samarinda Berpotensi Hujan hingga 2 Oktober

waktu baca 2 menit
Senin, 28 Sep 2026 15:49 50 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA — Hujan deras terpantau mengguyur sejumlah titik di Kota Samarinda pada Senin, 28 September 2026. Di tengah periode kemarau panjang yang belakangan membuat udara kering dan berasap, muncul pertanyaan apakah hujan tersebut berkaitan dengan operasi modifikasi cuaca atau sudah menandai datangnya musim penghujan.

Forecaster BMKG Samarinda, Muhammad Abil Nurjani, menjelaskan hujan tersebut berlangsung sejak beberapa jam sebelumnya dan diperkirakan masih terjadi di wilayah Kota Samarinda hingga sekitar pukul 15.15 WITA. Di kawasan eks Bandara Temindung, misalnya, hujan tercatat dengan intensitas sedang disertai petir. Penyebabnya diduga kondisi atmosfer yang sedang dinamis.

“Untuk hujan yang terjadi saat ini, itu memang karena cuaca yang dinamis,” ujar Abil saat dihubungi lewat telepon.

Dikatakannya, hujan kali ini murni fenomena alam dan tidak berkaitan dengan intervensi manusia. Saat ini, baik BMKG maupun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tidak sedang menjalankan operasi modifikasi cuaca di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim)

“Saat ini di Kalimantan Timur sendiri dari kami maupun BNPB itu tidak ada operasi modifikasi cuaca, jadi ini hujan alami,” kata dia.

Meski hujan turun cukup deras di beberapa titik, Abil menegaskan hal itu belum berarti Kaltim sudah masuk musim penghujan. Secara umum, wilayah Kaltim saat ini masih berada dalam kondisi musim kemarau, dan hujan yang muncul bersifat lokal.

Soal kapan musim hujan mulai datang, BMKG belum merilis prediksi resminya. Abil menyebut pihaknya akan menyampaikan prediksi awal musim hujan 2026 melalui rilis resmi yang direncanakan sekitar Oktober.

Kendati demikian, ia memberi gambaran awal bahwa peralihan musim di Kaltim diperkirakan dimulai pada akhir Oktober atau dasarian ketiga, kemudian berlanjut hingga November. Waktunya tidak seragam karena tiap daerah punya karakteristik yang relatif berbeda.

“Untuk prediksi kami akan kami press release nanti, mungkin sekitar bulan Oktober. Itu prediksi awal musim hujan 2026 di wilayah Kalimantan Timur akan dimulai dari Oktober dasarian 3, di akhir Oktober. Kemudian sampai di bulan November itu awal-awal musim hujan,” jelas Abil.

Apakah hujan kembali turun dalam beberapa hari ke depan? BMKG menyebut peluangnya masih ada. BMKG memperkirakan potensi hujan di Kota Tepian masih berlanjut hingga 2 Oktober 2026, dengan waktu kejadian yang cenderung sama seperti hari ini, yakni pada siang hingga sore hari. “Untuk beberapa hari ke depan itu masih ada potensi hujan, peluangnya ada di siang hari hingga sore hari,” demikian Muhammad Abil Nurjani. (Retno)

LAINNYA
x