src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Kemarau Panjang, Produksi Pertanian di Kukar Masih Normal

Kemarau Panjang, Produksi Pertanian di Kukar Masih Normal

waktu baca 2 menit
Sabtu, 26 Sep 2026 23:20 14 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG — Kemarau panjang yang tengah berlangsung dinilai belum mengganggu produksi pertanian secara masif di Kutai Kartanegara (Kukar). Sejumlah lokasi pertanian disebut masih berproduksi normal.

Koordinator Penyuluh Pertanian (Kopral Tani) Kukar, Thoat, mengatakan bahwa beberapa daerah masih memiliki cadangan air yang dimanfaatkan petani untuk menyiram lahan. “Beberapa lokasi masih ada sisa air yang dipakai guna menyiram pertanian,” kata Thoat, Jumat 25 September 2026.

Menurut Thoat, titik puncak kemarau baru terjadi dalam dua bulan terakhir. Para petani disebut telah mengantisipasi dengan mempercepat masa panen agar potensi kegagalan produksi tidak terlalu besar. Ia mengaku terus berkoordinasi secara rutin dengan petani yang tersebar di 20 kecamatan. “Semoga dalam waktu dekat ini sudah bisa datang hujan, terbantu juga untuk pertanian Kukar,” ujarnya.

Selama musim kemarau, kata Thoat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar juga turut memberikan bantuan agar produksi pertanian tetap berjalan normal. Ia menyebut sektor pertanian Kukar masih mendominasi dan memberikan kontribusi besar terhadap kebutuhan pangan di Kalimantan Timur. “Kukar masih tetap tertinggi produksinya dan membantu kebutuhan pangan di kabupaten kota lainnya,” ucapnya.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menyatakan telah memetakan langkah agar kondisi kemarau panjang yang masih berlangsung tidak berdampak parah terhadap produksi pertanian di wilayahnya. “Kami selalu berkoordinasi dengan Camat di 20 kecamatan, apa yang dibutuhkan demi jaga produksi pertanian, kebijakan strategis apa yang dilakukan Camat dalam penanganan jika ada masalah terkait pertanian,” kata Bupati. (Andri)

LAINNYA
x