30.3 C
Samarinda
Saturday, May 15, 2021

Pandemi Alasan Target Pemprov Meleset, Dana COVID-19 Terserap Kurang dari 59 Persen

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Mewakili Gubernur Kaltim Isran Noor, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kaltim HM Sa’bani hadir pada penyampaian rekomendasi dari Panitia Khusus (Pansus) LKPj Gubernur tahun 2020, pada Senin 3 Mei 2021 di Gedung D lantai 6 DPRD Kaltim.

Pemprov Kaltim, kata HM Sa’bani, mengucapkan terima kasih kepada Pansus LKPj Gubernur tahun 2020 yang melaksanakan tugas dalam mendalami laporan LKPj.

LKPj Gubernur tersebut telah disampaikan pada 29 Maret 2020 lalu pada sidang Paripurna DPRD Kaltim.

“Dalam penyampaian itu Pemprov secara konsisten terus melaksanakan strategi dan kebijakan pembangunan sesuai visi misi pembangunan, melalui program dan kegiatan di perangkat daerah tingkat provinsi dan kabupaten/kota yang sejalan dengan prioritas pembangunan nasional,” ujarnya.

Terkait dengan rekomendasi yang disampaikan oleh Pansus LKPj Gubernur tahun 2020, Pemprov Kaltim, lanjut dia, akan memperhatikan dan menindaklanjuti serta menyampaikan hasilnya kepada DPRD Kaltim.

Selanjutnya, Pemprov Kaltim akan mengajak pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kaltim bersama-sama melakukan pengawasan yang efektif terhadap penggunaan anggaran secara benar dan tepat.

“Optimalisasi pemanfaatan anggaran yang tersedia sebaik-baiknya untuk mencapai tujuan dalam peningkatan kesejahteraan rakyat Kaltim,” terangnya.

Kepada media ini, HM Sa’bani menyebut, dari rekomendasi Pansus LKPj Gubernur tahun 2020, Pemprov Kaltim akan menindaklanjuti mana saja program-program jangka pendek, menengah dan jangka panjang yang dilaksanakan.

Baca Juga  Kisah Lansia Eks Serdadu, Hidup di Bekas Ladang dan Berteduh di Kandang Ayam

“Sebagaimana tahun lalu ada rekomendasi kita tindaklanjuti, tentu setiap LKPj ada rekomendasi dan itu sebagai kewajiban akan kita jalankan,” ujarnya pada headlinekaltim.co usai mewakili Gubernur Kaltim hadir pada sidang Paripurna DPRD Kaltim ke-11.

Baca Juga  Kisah Lansia Eks Serdadu, Hidup di Bekas Ladang dan Berteduh di Kandang Ayam

Disinggung soal beberapa indikator target yang tidak tercapai, HM Sa’bani mengatakan, kendala dan penyebab salah satu diantaranya karena pandemi COVID-19.

Terkait dengan penyerapan anggaran COVID-19 yang kurang dari 59 persen dari nilai Rp 500 miliar, dia memastikan sisa anggaran yang belum terpakai akan dikembalikan ke kas daerah.

“Kita lihat nanti, dengan kondisi COVID yang ada se-Indonesia bukan hanya di Kaltim. Banyak kendala, masalahnya karena dampaknya menghantam Kaltim. Nanti itu sebagaimana setiap laporan kita sampaikan, laporan tahun depan kita sampaikan tindak lanjut dari rekomendasi itu,” katanya.

“Dana COVID ini, kan sudah terserap separuhnya. Separuhnya kembali otomatis ke kas daerah. Itu kan biaya tidak terduga apabila ada sesuatu yang urgen, maka itu dikeluarkan. Kalau tidak ada, maka tidak dikeluarkan,” pungkasnya.

Penulis: Ningsih
Editor: MH Amal

Komentar

- Advertisement -spot_img

LIHAT JUGA

- Advertisement -spot_img

TERBARU

spot_img
Komentar