src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Pantai Panrita Lopi Muara Badak.(Sumber : Istimewa/FB Panrita) HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Objek wisata pantai yang ada di Kukar mengalami penurunan pengunjung di masa liburan lebaran Idulfitri 1447 H. Pengunjung beralih ke kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai objek wisata baru.
“Memang terjadi penurunan pengunjung Pantai Ambalat Samboja Barat di hari liburan lebaran tahun ini,” ujar Lurah Amborawang Laut, Sela Dewi Rustina, Jumat 27 Maret 2026.
Sela menyebut warga Kaltim punya tujuan baru berwisata yakni ke kawasan IKN di Sepaku. Banyak yang penasaran berwisata ke sana untuk melihat suasana baru melihat gedung-gedung yang dibangun pemerintah di kawasan inti IKN. “Ada masjid baru IKN juga yang baru selesai pembangunannya dan sudah berfungsi,” jelasnya.
Pantai Ambalat pernah mengalami lonjakan pengunjung wisatawan secara drastis di era tahun 2023-2024. Mulai tahun lalu, sudah terjadi penurunan pengunjung. Jumlah pengunjung berdampak terhadap setoran pajak wisata yang besar. “Kami bisa setoran pajak daerah sebesar Rp 50 juta, ini prestasi luar biasa,” jelasnya.
Sela mendapatkan kabar bahwa tingkat kunjungan wisata ke Pantai Ambalat sejak liburan lebaran sekitar 1.000 pengunjung. Selain beralih ke IKN, dia memperkirakan kemungkinan kenaikan tarif masuk ke pantai. “Untuk mobil dikenakan tarif Rp 30.000 per mobil, sebelumnya Rp 25.000, sedangkan bagi sepeda motor, dikenakan tarif Rp 15.000,- dari sebelumnya Rp 10.000,-” ucapnya.
Namun, Sela optimis ke depannya tingkat kunjungan wisatawan ke pantai Ambalat semakin meningkat.
Pengelola pantai Panrita Lopi Muara Badak, Kukar, Ahmad atau Daeng Lompo juga mengakui hal yang serupa. “Tahun ini, yang banyak kunjungan ke pantai kami adalah wisatawan dari kabupaten dan kota lain di Kaltim,” jelasnya.(Andri)