27.6 C
Samarinda
Thursday, June 20, 2024

Ngeri, Perempuan Paruh Baya di Sidrap Ditelan Ular Piton

HEADLINEKALTIM.CO, SIDRAP – Tragedi mengerikan terjadi di Dusun 3 Paraja, Desa Kalempang, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidrap. Seorang petani perempuan bernama Farida (50) ditemukan tewas ditelan seekor ular piton jenis sanca kembang. Peristiwa ini menggegerkan warga sekitar dan memunculkan duka mendalam bagi keluarga korban.

Farida, berasal dari Dusun 3 Paraja, Desa Kalempang, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel). “Namanya Farida usia 50 tahun perempuan, korban seorang petani di desa kami. Awalnya ia dilaporkan tak kunjung pulang ke rumah,” Kata Fendy Topan, keluarga korban, Jumat 7 Juni 2024, dikutip dari tribunnews.com.

Kejadian bermula pada hari Kamis, 6 Juni 2024, sekitar pukul 09.00 WITA. Farida berpamitan kepada suaminya untuk menjual hasil kebun ke pedagang dan mengganti tabung gas yang kosong.

Namun, hingga keesokan harinya, Jumat, 7 Juni 2024, pukul 07.10 WITA, Farida belum kembali ke rumah. Hal ini menimbulkan kecurigaan bagi La Oni yang kemudian mulai mencari istrinya.

Pertama-tama, La Oni mendatangi keluarga di Dusun Paraja dengan harapan istrinya mungkin bermalam di sana. Namun, setelah sampai di tempat tersebut, ia tidak menemukan istrinya. Usaha pencarian dilanjutkan dengan menghubungi keluarga yang ada di Pangkajene Sidrap, tetapi tetap tidak ada hasil.

Merasa cemas, La Oni bersama keluarga lainnya meminta bantuan warga sekitar untuk mencari Farida di hutan. “Suami korban mulai curiga, karena barang barang milik korban ditemukan di area perkebunan,”ujar Topan.

Kepala Desa Kalempang, Suardi Rosi, mengatakan, ada warga yang juga pekerja kebun menemukan barang-barang milik korban saat hendak turun ke desa.

“Selain suami korban, sepasang suami istri yang hendak turun ke desa dari area perkebunan desa juga menemukan barang milik Farida (korban). Keduanya pun melaporkan ke warga desa,” ungkapnya.

Pada pukul 09.30 WITA, warga menemukan seekor ular piton jenis sanca kembang dengan perut yang terlihat membesar, mencurigakan seperti telah menelan sesuatu yang besar.

Setelah dibelah, warga menemukan tubuh Farida di dalam perut ular tersebut. Jenazah Farida kemudian dievakuasi ke rumah salah satu kerabat di Dusun 3 Kalempang, atas nama Arwis (40 tahun), sambil menunggu kedatangan mobil ambulans.

Pada pukul 10.30 WITA, mobil ambulans tiba dan pada pukul 11.17 WITA, jenazah Farida dibawa pulang ke rumah keluarganya di Pangkajene Sidrap. Kejadian ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar. (*/)

Editor: Huldi Amal

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim

- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU

POPULER