22.1 C
Samarinda
Wednesday, June 16, 2021

Masak Sambil Main Gawai, 4 Rumah di Lambung Mangkurat “Mateng” di Hari Raya

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Hari pertama lebaran Idulfitri 1442 Hijriah menjadi hari yang menyedihkan bagi warga yang bermukim di Jalan Lambung Mangkurat Gang 3 Blok B RT 25, Kelurahan Pelita, Kecamatan Samarinda Ilir. Pasalnya musibah kebakaran melanda di kawasan padat penduduk tersebut, sekira pukul 17.30 WITA, Kamis 13 Mei 2021.

Tak ayal, suasana khidmat lebaran berubah menjadi kepanikan. Diduga api berasal dari salah satu rumah warga yang terbuat dari bahan kayu. Api yang tadinya kecil, dengan cepat dan hanya hitungan detik  menyebar ke bagian bangunan lain yang letaknya berdempetan di sekitar lokasi kejadian. Api terus membesar, asap hitam membumbung tinggi. Kepanikan warga pun semakin menjadi-jadi.

Informasi kebakaran tersebut langsung disampaikan kepada petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Samarinda. Petugas Damkar dibantu PMK Swasta, Balakarcana Samarinda, relawan gabungan berupaya melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi kebakaran.

Tak mudah bagi petugas untuk dapat sampai ke titik lokasi kebakaran. Lantaran terkendala akses jalan yang sempit, diperparah dengan banyaknya warga yang bergerombol dan kendaraan yang parkir di tepi jalan. Mobil pemadam pun hanya sampai di depan “mulut” gang. Selian itu minimnya sumber air menyebabkan petugas kewalahan mencari sumber air yang jaraknya jauh dari lokasi kejadian.

Wakil Komandan Disdamkar Samarinda Sunardi Siman membenarkan musibah kebakaran tersebut. “Iya benar. Di hari pertama ini terjadi musibah kebakaran di Jalan Lambung Mangkurat,” ujarnya saat dihubungi headlinekaltim.co.

Sekitar satu jam petugas gabungan pemadam melakukan proses pemadaman, pendinginan dan evakuasi akhirnya api berhasil padam.

Akibat musibah tersebut, sebanyak 4 unit bangunan yang terdiri dari 3 rumah tunggal dengan 2 lantai dan 1 rumah tunggal ludes terbakar. Sedangkan 2 unit bangunan rumah lain ikut terdampak.

“Ada total 3 kepala keluarga atau 12 jiwa yang kehilangan tempat tinggal. Luas area terbakar 20 x 20 meter. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.30 WITA,” katanya.

Terkait dengan dugaan penyebab musibah kebakaran, berdasarkan hasil Informasi yang dihimpun oleh Disdamkar Samarinda di lokasi kejadian, dugaan sementara api berasal dari bagian dapur milik salah satu warga. Diduga yang bersangkutan tengah memanasi makanan sembari bermain HP sehingga lupa dengan kompornya.

“Infonya warga itu memanasi makanan dan ditinggal bermain HP. Tapi untuk lebih jelasnya, penyebab kebakaran tengah diselidiki oleh kepolisian,” tutupnya.

Penulis: Ningsih
Editor: Amin

Komentar

- Advertisement -spot_img

LIHAT JUGA

- Advertisement -spot_img

TERBARU

spot_img
Komentar