src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> LPMKT Gelar Ritus Buku Cermin Lain di Balik Pintu Lamin

LPMKT Gelar Ritus Buku Cermin Lain di Balik Pintu Lamin

2 minutes reading
Sunday, 5 Feb 2023 09:41 647 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Lapis Penyair Mutakhir Kalimantan Timur (LPMKT) menggelar Ritus Buku Cermin Lain di Balik Pintu Lamin merupakan antologi puisi dari 40 penulis puisi yang berbicara isu lokalitas Kaltim.

Ritus buku ini dikemas dengan diskusi serta pertunjukan pembacaan puisi, pementasan monolog dan musikalisasi puisi yang dilakukan di T-CO Coffee Jalan Banggeris, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Sungai Kunjang Kota Samarinda, pada Sabtu 4 Februari 2023. Acara ini berlangsung dari pukul 19.00 WITA-23.00 WITA.

Penggagas LPMKT Dadang Ari Murtono menyampaikan bahwa pihaknya menggunakan diksi “Ritus” dibandingkan diksi peluncuran buku. Sebab, memiliki makna yang sakral.

“Ini ide acaranya untuk menghindari diksi launching agar maknanya jadi lebih sakral. Sebab buku layak diperlakukan dengan baik,” bebernya kepada headlinekaltim.co, pada Sabtu 4 Februari 2023.

Buku terbitan pertama LPMKT yang berjudul Cermin Lain di Balik Pintu Lamin menyoroti isu-isu lokalitas Kalimantan Timur (Kaltim) dari berbagai sisi.

“Tentang Kalimantan Timur dalam pengertian yang luas,” katanya.

“Ditulis oleh 38 penulis puisi dan 2 kurator,” timpalnya.

Ia menyampaikan buku antologi puisi ini ingin mencoba merekam apa yang tak sempat direkam oleh seorang penulis dan kritikus sastra berdarah Dayak Benuaq yaitu Korrie Layun Rampan.

“Dari pengalaman generasi 35 tahun ke bawah, sebab kami ini merekam apa yang tak sempat Korrie rekam pada eranya. Kami ingin lihat bagaimana generasi kami menginterpretasikan kalimantan Timur dalam perspektifnya,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Dadang ini menyatakan bahwa yang pihaknya lakukan ini tak lepas dari peranan Korrie Layun Rampan.

“Ini semua tidak lepas dari peran Korrie,” sambungnya.

Ia melanjutkan bahwa LPMKT ini merupakan nama sebuah proyek untuk menerbitkan Buku Cermin Lain di Balik Pintu Lamin

“LPMKT ini sebenarnya nama proyek kita, yang kemudian mengelola pastinya dari teman-teman di ruang sastra,” katanya.

Dadang berharap bahwa kegiatan seperti ini dapat terus digalakkan untuk menumbuhkan geliat kesusastraan di Kaltim.

“Harapan kita akan terus lakukan kegiatan seperti ini, karena jumlah penyair kita jauh lebih banyak sebenarnya dari jumlah penulis yang ada, kita mau berikan ruang ini. Ke depannya kami harap bisa menerbitkan kumpulan cerpen dan kumpulan esai,” pungkasnya.

Penulis: Erick

LAINNYA
x