src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Libur Nataru Ikut Sumbang Inflasi Kota Balikpapan

Libur Nataru Ikut Sumbang Inflasi Kota Balikpapan

2 minutes reading
Wednesday, 3 Jan 2024 19:32 170 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, BALIKPAPAN –Pada bulan Desember 2023, Kota Balikpapan mengalami inflasi sebesar 0,39% (mtm), lebih rendah dibandingkan bulan November 2023 yang mengalami inflasi sebesar 0,44% (mtm).

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kota Balikpapan, R. Bambang Setyo Pambudi, menyampaikan secara tahunan, inflasi IHK Kota Balikpapan tercatat sebesar 3,60% (yoy), atau lebih tinggi dibandingkan inflasi nasional (2,61% yoy) dan inflasi gabungan 2 Kota di Provinsi Kalimantan Timur (3,46% yoy).

“Komoditas penyumbang inflasi pada bulan Desember 2023 disumbang oleh komoditas cabai rawit seiring dengan berkurangnya pasokan di pasar,” ujarnya.

Inflasi di Kota Balikpapan turut disumbang oleh tarif angkutan udara yang bersumber dari peningkatan permintaan menjelang HBKN Natal dan Tahun Baru. Kemudian, laju inflasi turut didorong oleh komoditas daging ayam ras dan juga ikan layang atau ikan benggol seiring peningkatan permintaan menjelang HBKN Natal dan Tahun Baru. Selanjutnya, kenaikan harga pada komoditas tomat sayur sejalan dengan kenaikan harga dari daerah pemasok dan frekuensi pengiriman yang berkurang

“Di sisi lain, laju inflasi tertahan oleh beberapa komoditas bahan pangan diantaranya adalah komoditas kangkung, bayam, jagung manis, sawi hijau yang mulai memasuki musim panen dan telur ayam ras dikarenakan stok yang masih mencukupi,” jelasnya.

Beberapa faktor yang diperkirakan masih akan memberikan tekanan inflasi, diantaranya adalah masih tingginya harga bahan pokok penting, seperti cabai dan beras di tengah pasokan yang belum stabil, serta potensi semakin meningkatnya permintaan untuk berbagai komoditas pangan, jasa dan okupansi akomodasi di Kota Balikpapan, ditengah 2 (dua) Program Srategis Nasional yaitu RDMP Pertamina Balikpapan dan Pembangunan IKN tahap I.

Bank Indonesia bersama Pemerintah Daerah melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Balikpapan terus bersinergi. Seperti pelaksanaan high level meeting TPID Kota Balikpapan, pelaksanaan inspeksi di pasar Sepinggan dan kawasan pertokoan Klandasan menjelang HBKN Nataru, serta pelaksanaan pasar murah di kantor Kecamatan Balikpapan Selatan pada 11-15 Desember 2023.

Ke depannya, Bank Indonesia akan senantiasa bersinergi dengan berbagai pihak untuk menjaga tingkat inflasi pada rentang target inflasi nasional 2,5% ± 1%.(iwan*/)

 

Ikuti Saluran whatsapp Headline Kaltim dan Google News Headline Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x