Beranda BUMI ETAM KPU Samarinda Akan Rekrut 1.960 KPPS, Wajib Bebas COVID-19

KPU Samarinda Akan Rekrut 1.960 KPPS, Wajib Bebas COVID-19

KPU Samarinda Akan Rekrut 1.960 KPPS, Wajib Bebas COVID-19 - headlinekaltim.co
Ketua KPU Samarinda, Firman Hidayat. (Foto: Ningsih/headlinekaltim.co)
Advertisement

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda akan merekrut sebanyak 1.960 orang tenaga Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk membantu pelaksanaan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Samarinda tahun 2020.

Ketua KPU Samarinda Firman Hidayat mengatakan penerimaan dokumen lamaran diterima sejak tanggal 7-13 Oktober 2020 di Sekretariat PPS masing-masing.

“Sudah kami sosialisasikan soal perekrutan KPPS pada masyarakat, bahkan sampai kami umumkan di medsos atau melalui akun IG (Instagram) resmi KPU Samarinda,” ucapnya melalui telepon Sabtu 3 Oktober 2020. “Untuk KPPS ini kita merekrut 7 orang dan 2 tenaga Linmas,” katanya lagi.

Advertisement

Persyaratan untuk menjadi KPPS, kata Firman, diantaranya adalah warga Negara Indonesia, usia paling minimal 20 tahun dan maksimal 50 tahun, mempunyai integritas pribadi yang kuat, jujur dan adil. Selanjutnya tidak pernah menjadi anggota partai politik, berdomisili di wilayah KPPS dan belum pernah menjabat sebanyak dua kali dalam jabatan yang sama sebagai anggota KPPS.

“Untuk syarat tidak boleh menjadi anggota Parpol ini dinyatakan dengan surat pernyataan yang sah atau paling singkat 5 tahun non aktif menjadi pengurus partai, dibuktikan dengan surat keterangan dari pengurus Parpol yang bersangkutan,” jelas dia.

Masa kerja KPPS ini dimulai tanggal 24 Oktober-23 Desember 2020.  Namun, sebelum melaksanakan tugasnya, anggota KPPS yang terpilih akan menjalani tes COVID-19. Ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh anggota KPPS sehat, tidak ada indikasi terpapar COVID-19 sehingga masyarakat tidak khawatir.

“Ini penting ya. Kita juga akan melakukan uji tes COVID-19 dan melengkapi petugas kita di lapangan dengan protokol kesehatan. Sehingga tidak ada kekhawatiran di masyarakat akan munculnya kluster baru,” pungkasnya.

Penulis: Ningsih

Komentar
Advertisement