src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Ketua Komisi III DPRD Kaltim Veridiana Huraq WangHEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Ketua Komisi III Sultan Kutai DPRD Kaltim Veridiana Huraq Wang memastikan, pembahasan mengenai kejelasan penyelesaian pembangunan RSUD Korpri Kaltim menjadi prioritasnya dalam waktu dekat ini.
Pasalnya, hingga saat ini Komisi III, kata Veridiana, belum menerima laporan terkait progres penyelesaian proyek tersebut, setelah 2 kali lepas target penyelesaian.
Tidak hanya penyelesaian pembangunan RSUD Korpri Kaltim saja yang akan ditindaklanjuti, tetapi juga penyelesaian pembangunan gedung kantor BPKAD Provinsi Kaltim yang berada di Jalan Kesuma Bangsa, Samarinda.
“Di APBD 2022 memang informasinya ada yang tidak terbahas di Komisi III, tapi ini saya baru masuk. Ini tetap jadi perhatian kita, termasuk kantor BPKAD. Tapi yang bermasalah katanya RS Korpri, ini sudah lewat waktu tapi belum selesai. Nanti setelah bertemu dengan PUPR, baru kita sampaikan lagi,” ujarnya ditemui di Gedung E lantai 1, Kantor DPRD Kaltim pada Senin kemarin.
Terpisah, anggota Komisi III DPRD Kaltim Syaifuddin Zuhri menyebut, terkait pembahasan mengenai penyelesaian pembangunan RSUD Korpri akan dikoordinasikan di Komisi.
Terkait adanya keterlambatan penyelesaian, diakui Politisi dari partai Nasdem ini, memang itu yang menjadi persoalan. Sehingga harus benar-benar dilakukan pembahasan bersama mitra terkait.
“Nanti kita koordinasikan lagi dengan Ketua, karena kaitannya dengan RS Korpri ini memang ada. Itu juga ada keterlambatan untuk membahas. Tapi dalam waktu dekat nanti kita akan sidak, sementara jadwal akan disiapkan oleh Komisi III,” terangnya.
Dikatakan Syafranuddin Zuhri, laporan perkembangan pembangunan RSUD Korpri Kaltim juga belum disampaikan oleh Dinas PUPR Kaltim.
“Kalau dari RS juga kami belum terima. Nanti kita bahas lagi bersama PUPR untuk kejelasannya,” tutupnya. (Advetorial)
Penulis : Ningsih