30 C
Samarinda
Monday, April 15, 2024

Ketua KPPS di Samarinda Meninggal Dunia karena Serangan Jantung

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda memastikan bertambahnya petugas Pemilu 2024 yang meninggal dunia. Sebelumnya, satu PAM TPS meninggal dunia akibat kelelahan dan komorbid penyakit dideritanya. Kini, giliran seorang Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang berpulang beberapa hari usai tahapan pencoblosan.

Ketua KPPS tersebut bernama H Syahlani bin H Arsyad. Pria berusia 55 tahun ini bertugas di TPS 74 Kelurahan Sungai Pinang Dalam Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda. Almarhum meninggal dunia karena serangan jantung. Syahlani juga berprofesi sebagai guru.

“Meninggal dunia di Rumah Sakit AW Syahrani. Almarhum mengalami serangan jantung pada Jumat 23 Februari 2024 pukul 03.00. Meninggal  pukul 03.30 WITA dinihari,” kata Komisioner KPU Kota Samarinda Najib saat diminta konfirmasinya, Selasa 27 Februari 2024.

Najib menjelaskan, pihaknya baru memvalidasi identitas dan data almarhum selaku petugas Pemilu, lokasi tugas dan penyebab kematian, baru kemudian membuat pernyataan resmi. “Jadi sebelumnya kami sudah mendapatkan info terkait dengan meninggalnya KPPS, tapi data akurat dan memastikan alamat dan penyebab, kami belum dapat. Makanya kami validasi, kami datangi, kami kunjungi, baru bisa kami pastikan,” terang Najib.

“Setelah datanya valid dan akurat baru kami share meski sebelumnya kami sudah dapat info dan identitas, tapi bentuk laporannya belum,” sambungnya.

Diketahui, sebelumnya personel Linmas yang bertugas di TPS 69, RT 73 Kelurahan Loa Bakung Kecamatan Sungai Kunjang Kota Samarinda meninggal dunia pada Selasa 20 Februari 2024. Petugas PAM TPS bernama Donny Rolano ini sempat dirawat di RS Hermina. Diduga dia mengalami kelelahan dan memiliki riwayat diabetes.

Sebelumnya pula, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Timur (Kaltim) Jaya Muallimin juga mengkonfirmasi  seorang petugas PAM TPS di Berau meninggal dunia karena terjatuh di rumahnya akibat kelelahan.

Dengan begitu, kini sudah ada tiga petugas Pemilu 2024 di Kaltim yang meninggal dunia usai bertugas pada Rabu 14 Februari 2024. Satu Petugas KPPS dan dua PAM TPS. (amal)

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

TERBARU