src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Rencana pembangunan Markas Komando (Mako) Brimob Kaltim di Desa Margahayu Kecamatan Loa Kulu, disambut baik Ketua DPRD Kukar, Abdul Rasid. Politisi Golkar tersebut menilai, akan timbul percepatan perekonomian masyarakat sekitar.
“Kalau Mako Brimob berdiri disana, pasti perekonomian masyarakat akan semakin bergeliat,” sebut Rasid, Rabu 12 Oktober 2022, di Hotel Grand Fatma Tenggarong.
Rasid menyebut lagi, sudah dipastikan perekonomian akan semakin bergeliat, karena sudah dibangun Sekolah Polisi Negara(SPN) disana. Hibah lahan perusahaan tambang batu bara tersebut, menjadi ekosistem lingkungan masyarakat baru.
“Bukan hanya Mako Brimob yang akan di desa Margahayu atau biasa disebut Jonggon, untuk lapas Tenggarong rencananya akan dibangun disana,” sebutnya.
Namun untuk pembangunan Lapas Tenggarong, Rasid belum mengetahui secara pasti kelanjutannya seperti apa, dirinya berharap pembangunan lapas jadi, sehingga lapas yang ada sekarang bisa direlokasi.
“Yang kita tahu, Lapas sudah over kapasitas, layak untuk dipindahkan,” ungkapnya.
Pembangunan Mako Brimob nantinya, bukan hanya mengandalkan sumber pembiayaan dari pemerintah pusat, tapi kota dan kabupaten lainnya di Kaltim ikut membantu pembiayaan pembangunannya.
“Kami siap berpartisipasi demi pembangunan kemaslahatan masyarakat Kukar,” pungkasnya.(Adv17/Andri)