src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Anggota DPRD Kukar, Sopan SopianHEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG- Mantan Kepala Desa Muara Muntai Ulu, yang saat ini, jabat Anggota DPRD Kukar, Sopan Sopian merasa prihatin, dengan musibah yang dialami pembudidaya ikan Toman di Muara Muntai, yang alami kematian massal hingga ratusan ton.
“Prihatin dengan musibah kematian massal ikan toman di Muara Muntai,” sebut Sopan Sopian, kepada Headlinekaltim.co.
Politisi Gerindra Kukar ini, berharap dari Pemkab Kukar seperti Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan bisa lakukan penelitian lebih penyebab kematian massal ikan toman tersebut.
“Apakah faktor airnya yang tidak layak, atau adanya faktor lain, seperti pergantian musim atau kemasukan parasit,” ucapnya.
Sopan menjelaskan, Muara Muntai sudah terkenal dengan sentra perikanannya, sebagian masyarakat Muara Muntai berprofesi sebagai nelayan perairan sungai mahakam.
“Setiap tahun, perekonomian Muara Muntai semakin bergeliat,” ungkapnya.
Kepala DKP Kukar, Muslik mengakui, mendapatkan laporan sementara, kematian massal ikan toman hingga mencapai ratusan ton, kalkulasi beberapa pembudidaya ikan toman yang ada di Muara Muntai.
“Tim gugus tugas dari DKP Kaltim sudah lakukan uji sampel air, dan akan diteliti lebih lanjut lagi penyebab kematian dengan melibatkan lintas OPD,” sebutnya.(ADV40/Andri)