22.6 C
Samarinda
Minggu, April 18, 2021

Istri Hamil Sering Dianiaya Saat Suaminya Ketagihan Sabu

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Seorang wanita paruh baya mendatangi Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Kelurahan Pelita lantaran anaknya menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh menantunya sendiri pada Rabu 2 Maret 2021.

Mendapatkan laporan tersebut, pihak FKPM pun langsung mendatangi rumah korban di kawasan Jalan Azis Samad, Kelurahan Pelita, Samarinda Ilir, Samarinda.

Dia membenarkan kerap menjadi korban tindakan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) oleh suaminya sendiri.

“Kita langsung temui korban, dari pengakuannya, sudah 3 tahun terakhir dirinya menjadi korban kekerasan,” ungkap Kanit Ops FKPM Kelurahan Pelita, Dani Sofyan saat diwawacarai, Kamis 4 Maret 2021.

Dani juga menjelaskan, korban baru saja melahirkan anak ke-4 yang kini bayinya masih berusia 15 hari. Dari pengakuan korban, saat masih mengandung, dirinya sering mendapatkan tindakan kekerasan oleh suaminya sendiri.

“Korban dalam kondisi hamil pun sering mendapat pukulan di bagian badan daerah punggung, tangan, dan wajah. Saat kita temui wajah korban mengalami lebam,” jelasnya.

Korban juga mengakui sudah 10 tahun ini suaminya menjadi pecandu narkotika jenis sabu. Tak tahan dengan perlakuan suaminya itu, korban pun sempat melaporkan suaminya ke Polsekta Samarinda Kota.

Namun, dia mencabut laporan itu lantaran kedua orangtua suaminya meminta maaf kepada korban atas perbuatan anak mereka.

“Dari pengakuan korban, suaminya sudah lama menjadi pecandu narkoba, dari awal pacaran hingga sudah 10 tahun menikah masih menjadi pecandu narkoba,” tukasnya.

Dani Sofyan membeberkan bahwa korban yang sudah tidak tahan dengan perilaku suaminya meminta kasus tersebut untuk kembali dilaporkan ke kepolisian. Anggota FKPM menyarankan korban melapor ke Polresta Samarinda.

Penulis: Riski
Editor: MH Amal

Komentar

- Advertisement -spot_img

LIHAT JUGA

- Advertisement -spot_img

TERBARU

spot_img
Komentar