27.8 C
Samarinda
Thursday, June 30, 2022

Isran Noor Lantik Kepala Daerah Kubar dan Bontang

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Bertempat di Pendopo Odah Etam, Gubernur Kaltim Isran Noor melantik pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang, Basri Rase-Najirah serta pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kutai Barat, Fransiskus Xaverius Yapan-Edyanto Arkan, Senin 26 April 2021.

Pelantikan dilaksanakan singkat dan terbatas dengan protokol kesehatan ketat.

Isran Noor berharap, dari pelantikan tersebut akan membawa manfaat untuk dimulainya kegiatan penyelenggaraan pembangunan di Kaltim, khususnya di kabupaten/kota masing-masing.

Kepada pasangan FX Yapan-Edyanto Arkan, Gubernur memberikan apresiasinya. Pasangan ini kembali terpilih untuk kali kedua.

“Terima kasih kepada Bupati Kubar yang telah melaksanakan periode lalu-lalu yang dilanjutkan ke periode baru bersama, utuh, tidak ada pecah kongsi. Kalau tidak pecah kongsi, program berkelanjutan itu maksudnya,” ujarnya.

Gubernur juga menyebut, Bupati Kubar dan Ketua DPRD-nya adalah pihak yang paling banyak mengajukan Bantuan Keuangan (Bankeu).

“Ini paling banyak mengajukan Bankeu. Tiap Minggu datang, semangatnya luar biasa. Artinya semangat itu harus direspon dengan semangat,” katanya.

Acara dilanjutkan dengan pelantikan Ketua PKK dan Ketua Deskranada Kabupaten Kubar Yayuk Seri Rahayu FX Yapan serta Ketua PKK dan Ketua Deskranada Kota Bontang Hafidah Basri Rase. Pelantikan oleh Ketua PKK sekaligus Ketua Deskranada Kaltim Hj Norbaiti Isran Noor.

Dia menyebut, gerakan PKK adalah gerakan nasional yang tumbuh dari bawah hingga ke tingkat atas untuk keluarga yang beriman, berakhlak mulia, berbudi luhur, sehat serta sejahtera lahir batin.

Dikatakannya, PKK sendiri telah diberikan kekuatan hukum oleh Presiden. Di mana tujuannya adalah untuk pemberdayaan kesejahteraan keluarga.

“PKK sebagai mitra pemerintah hingga lini bawah. Semua bergerak, apa yang dilaksanakan pemerintah pusat, juga dilaksanakan hingga daerah masing-masing,” ucapnya

Hj Norbaiti Isran Noor juga mengingatkan kepada Ketua PKK dan Ketua Deskranada yang baru dilantik, harus turut peka terhadap isu strategis. Seperti isu stunting serta COVID yang saat ini terjadi. Namun demikian, dia meminta tugas pokok sebagai PKK dan Deskranada tetap dilaksanakan.

“Laksanakan kerja PKK, tapi tidak tinggalkan isu yang terjadi saat ini. Isu stunting dan COVID-19. Termasuk 1.000 hari kehidupan di daerah masing-masing juga sangat utama,” pesannya.

Dia juga mengajak untuk bersama-sama meningkatkan pemahaman dan kepedulian pada organisasi untuk mewujudkan tujuan mulia, menggali dan melestarikan kelestarian budaya bangsa, juga mengembangkan kerajinan dengan mendorong kewirausahaan.

“Ini memang tidak mudah, tapi dalam rangka perluasan pasar dalam dan luar negeri kita harus optimis, dengan kerja keras insyaallah akan tercapai,” tutupnya.

Turut hadir Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kaltim HM Sa’bani, Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK, Asisten I Pemprov Kaltim HM Jauhar Effendi, Asisten II Pemprov Kaltim Abu Helmi, dan unsur penyelenggara Pemilu.

Penulis: Ningsih
Editor: MH Amal

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU