src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Sutomo Jabir (foto: Ningsih/headlinekaltim.co) HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Banyaknya pihak-pihak yang mengadukan dan mengeluhkan kinerja Biro Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Setdaprov Kaltim, Komisi III DPRD Kaltim beberapa waktu memanggil Biro tersebut.
“Ya, kita sudah panggil dan memang terkait dengan itu,” ujarnya pada awak media.
Dari kaca mata Komisi III sendiri, diakuinya, ada persoalan yang terjadi di tubuh Biro Barjas sehingga menimbulkan berbagai sorotan tajam dari banyak pihak, pun termasuk anggota DPRD Kaltim. Khususnya persoalan terkait proses pelaksanaan lelang yang lambat.
“Kita melihat ada keterlambatan dari Barjas. Ini terkait lelangnya lambat,” ujarnya.
Dikatakannya, selama ini Biro Barjas Kaltim menuding penyebab kinerja melemah karena kurangnya sumber daya manusia (SDM) yang kompeten. Namun hal itu mendapat anggapan DPRD Kaltim, bahwa alasan yang disampaikan tidak tepat.
Karena kata Sutomo Jabir, Biro Barjas Setdaprov Kaltim memiliki SDM yang cukup. Tetapi justru ketika kinerja digenjot, ada 5 orang SDM yang di nonaktifkan.
Untuk itu, Komisi III, lanjut dia, meminta kepada Plt Kepala Barjas Setdaprov Kaltim untuk kembali mengaktifkan 5 orang SDM tersebut, untuk meningkatkan penyelesaian proses lelang.
“Kata Barjas kemarin kurang personil, sementara SDM yang di nonaktifkan ada 5 orang. Makanya kita tanya, kenapa 5 orang ini tidak dipakai di tengah kekurangan personil? Katanya ada pelanggaran dan ada ketidaksinkronan dan sebagainya. Tapi kita minta supaya ini dievaluasi dan diaktifkan kembali, supaya personil cukup untuk menangani lelang yang ada. Itu rekomendasi kita di Komisi III,” tutupnya. (Adv/Ningsih)