src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Gelar Seminar Alumni Kehutanan Indonesia, Wamen LHK: Kita Harap Alumni IKA Unmul Berkontribusi terhadap IKN

Gelar Seminar Alumni Kehutanan Indonesia, Wamen LHK: Kita Harap Alumni IKA Unmul Berkontribusi terhadap IKN

2 minutes reading
Tuesday, 20 Sep 2022 17:30 438 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Alumni Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman menggelar seminar Alumni Kehutanan Indonesia dengan mengangkat tema Menakar Konsep Forest City Ibukota Nusantara di Ballroom Hotel Mercure Samarinda, Selasa 20 September 2022.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Alue Dohong, Gubernur Kaltim Isran Noor, Rektor Universitas Mulawarman Masjaya dan empat orang narasumber, masing-masing alumni Kehutanan Institut Pertanian Bogor Hariadi Kartodiharjo, Tim Ahli pada Tim TransisisTransisi Ibukota Nusantara Wiwandari Handayani, Alumni Kehutanan Universitas Mulawarman Mustofa Agung Sardjono dan Alumni Kehutanan Universitas Gadjah Mada Sigit Hardwinarto.

Foto bersama usai seminar. (Ningsih)

Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Alue Dohong mengapresiasi digelarnya seminar Alumni Kehutanan Indonesia ini.

“Saya kira ini acara yang luar biasa. Kontribusi alumni IKN Unmul dalam rangka ikut memikirkan bagaimana ke depan untuk IKN. Karena ini sejarah panjang, kita harap mereka juga terlibat dalam desain besar Forest City, ” ujarnya ditemui awak media usai menghadiri acara seminar.

Dikatakannya, Pemerintah Pusat saat ini telah membangun persemaian bibit tanam dengan kapasitas 16 juta bibit per tahun.

“Kita mensuplai transformasi hutan tropis di IKN. Jadi, hutan jenis endemik Kalimantan sesuai dengan yang ada di sana. Tidak hanya tanaman hutan, juga ada 10 persen tanaman berbasis pangan, ” terangnya.

Dengan pembangunan IKN, dia memastikan hutan Kaltim tidak akan terganggu dan tetap mempertahankan keberadaan hutan sekitar 75 persen.

“Justru kita mentransformasi sekarang. KIPP sebetulnya itu hutan industri manukultur, lalu kita merubah kembali menjadi hutan sediakala. Jadi bukan malah dihilangkan hutannya karena 75 persen IKN adalah hutan,” katanya.

Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Alumni Fahutan Unmul Sarkowi V Zahry menyampaikan konsep Forest City adalah program yang melibatkan banyak pihak. Diharapkannya, dengan terlaksananya seminar Alumni Kehutanan Indonesia ini akan diperoleh rekomendasi dan hasil pemikiran dari berbagai pakar, yang nantinya disampaikan kepada Badan Otorita IKN.

“Bicara konsep Forest City IKN, kita tidak hanya bicara Alumni IKA Unmul. Makanya kita menggabungkan alumni fakultas lain sebagai pembicara. Harapannya, ini titik awal kita melakukan seminar akan menghasilkan pemikiran, rekomendasi yang akan kita sampaikan pada Badan Otorita untuk penyempurnaan konsep Forest City, ” katanya.

Penulis: Ningsih

Editor: MH Amal

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x