src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> HMI Kukar Minta Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Warga di Mako Brimob

HMI Kukar Minta Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Warga di Mako Brimob

2 minutes reading
Sunday, 20 Jul 2025 23:42 331 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Usai melihat kondisi 20 orang warga Desa Margahayu Kecamatan Loa Kulu yang alami dugaan penganiayaan di Mako Brimob II Kelurahan Loa Ipuh Darat, Ketua HMI Cabang Kukar Zulhan mendesak kasus tersebut ditindak lanjuti secara transparan.

“Kan laporannya sudah masuk ke Polres Kukar, ini tindak lanjuti secara profesional dan transparan,” desak Zulhan, Minggu 20 Juli 2025.

Berdasarkan penelusurannya, penyebab adalah saat seorang warga Puji Friadi pada Kamis 17 Juli 2025 malam, dirinya ingin mempertanyakan ada balok besar di jalan poros depan Mako Brimob. “Bukan mendapatkan jawaban, malah Pak Puji mendapatkan pukulan dari oknum aparat yang ada di Mako Brimob,” ucapnya.

Keesokan harinya pada Jumat 18 Juli 2025, sebanyak 19 orang warga mendatangi Mako Brimob untuk meminta klarifikasi soal penganiayaan kepada Puji Friadi oleh oknum aparat. “Bukan mendapatkan klarifikasi, sebanyak 19 warga tersebut malah mendapatkan perlakuan serupa yang dialami Puji, yaitu pemukulan dari oknum aparat,” tambah Zulhan.

Dirinya yang melihat secara langsung korban merasa kasihan karena alami trauma kejiwaan, penderitaan fisik serta kerugian lainnya. “Belum ada mengarah kepada proses pendampingan hukum, mungkin warga masih trauma. Yang terpenting sudah membuat laporan ke Polres Kukar atas kejadian tidak mengenakan tersebut,” tegasnya.

Kapolres Kukar AKBP Dody Surya Putra meminta maaf atas kejadian tersebut di Mako Brimob, dan sudah menerima laporan warga. “Kami sudah terima laporan warga,” jelasnya.

Dikutip dari Kaltimpost, Minggu 20 Juli, Komandan Mako Brimob II Brigjen Pol Arif Budiman memastikan, pihaknya akan bertanggungjawab atas insiden tersebut. Pihaknya akan mengawal kasus tersebut, sesuai laporan yang masuk ke Polres. Kejadian tersebut akibat kesalahpahaman yang sudah diselesaikan secara damai. “Kita sudah saling memaafkan,” tambahnya.(Andri)

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x