src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Festival Budaya Bakudung Batiung. (Foto: Ist)HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Festival Budaya Bakudung Batiung merupakan agenda tahunan masyarakat kampung Tumbit Dayak yang juga dikemas untuk memperingati Hari Jadi yang ke-263 Kampung Tumbit Dayak.
Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kampung Tumbit Dayak, para tokoh adat, pemerintah kampung, serta seluruh pihak yang terus menjaga keberlangsungan Festival Budaya Bakudung Batiung.
Pemerintah Kabupaten Berau memiliki komitmen kuat dalam mendukung pelestarian budaya daerah. Selain sebagai warisan leluhur, tradisi adat juga dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi daya tarik wisata yang unik dan otentik.
“Bakudung Batiung bukan sekadar tradisi, tetapi identitas masyarakat Berau yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang,” ujarnya.
Gamalis mengatakan, masuknya Bakudung Batiung dalam kalender event wisata Kabupaten Berau menjadi bukti bahwa tradisi tersebut memiliki nilai budaya sekaligus potensi ekonomi yang besar. Setiap pelaksanaan festival, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) turut merasakan dampak positif melalui meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat.
Ia berharap pelaksanaan festival setiap tahunnya dapat terus mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif tanpa menghilangkan keaslian dan nilai-nilai adat yang diwariskan secara turun-temurun.
Dirinya juga mengajak generasi muda untuk lebih mengenal dan mencintai budaya daerah, terutama di tengah derasnya arus digitalisasi dan modernisasi. “Karena itu, tradisi seperti Bakudung Batiung harus terus dipromosikan dan dibanggakan bersama,” ucapnya.
Festival Bakudung Batiung sendiri memiliki sejumlah rangkaian adat yang sarat makna, mulai dari prosesi Jak Gai, Batiung, Bejiak, hingga mengunjungi Rumah Kepala Tua. Ada pula tradisi Panjat Piruai, yakni proses pengambilan madu di pohon tinggi yang menggambarkan kedekatan masyarakat Tumbit Dayak dengan alam sebagai sumber kehidupan.
Pada momentum tersebut, Gamalis turut mengucapkan selamat Hari Jadi ke-263 Kampung Tumbit Dayak. Ia berharap kampung yang kini berstatus Kampung Mandiri itu terus berkembang menjadi kampung budaya yang mampu menjadi ikon wisata Kabupaten Berau.
Kata dia, potensi wisata Berau tidak hanya bertumpu pada keindahan alam dan wisata bahari, tetapi juga pada kekayaan budaya yang masih lestari di tengah masyarakat.
“Potensi pariwisata dan sumber daya alam di Bumi Batiwakkal harus dioptimalkan dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Adv23/Riska)