src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Farida Sayangkan Persoalan Warga Purwajaya dengan Perusahaan Belum Tuntas

Farida Sayangkan Persoalan Warga Purwajaya dengan Perusahaan Belum Tuntas

waktu baca 2 menit
Kamis, 28 Agu 2025 20:34 192 huldi amal


HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Ketua Komisi III DPRD Kukar Farida menyayangkan persoalan tali asih warga Desa Purwajaya yang terkena dampak banjir pada bulan Mei 2025 lalu belum selesai hingga sekarang.
“Warga terkena dampak banjir besar pada 27 Mei lalu, tapi sampai saat ini, atau sekitar hampir tiga bulan belum selesai juga persoalannya,” sebut Farida, kepada Headlinekaltim.co.Permintaan uang tali asih dari warga sebesar Rp 500 Ribu per KK. Total berjumlah 400 KK. Selain itu uang tali asih ganti tanam tumbuh dan perikanan sebesar Rp 1.000.000. “Sampai saat ini, perusahaan tidak menyanggupi permohonan warga,” terang Farida.

Ia menambahkan, perusahaan PT Anugerah Bara Kaltim (ABK) dan PT Insani Bara Perkasa (IBP) hanya menawarkan Rp 20 juta per perusahaan yang dijadikan sebagai tali asih. “Tawaran dari perusahaan ditolak warga,” terangnya.

Farida yang terpilih melalui dapil Loa Kulu, Loa Janan dan Samboja Barat ini membandingkan persoalan warga Purwajaya dengan di Samboja yang lebih cepat selesai. “Kalau di Samboja, mediasi di tingkat kecamatan sudah selesai, tidak sampai mediasi tingkat DPRD. Saya berharap, persoalan yang di Purwajaya cepat selesai,”pungkasnya.

Senin 25 Agustus 2025 lalu, berlangsung Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara warga Purwajaya dan PT ABK dan IBP yang difasilitasi Komisi III DPRD Kukar. Dari RPD tersebut, perusahaan tetap pada usulannya Rp 20 juta per perusahaan.(ADV28/Andri)

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya

LAINNYA
x