src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Ely Gelar Sosper Tentang Energi, Dicecar Persoalan Minyak Goreng

Ely Gelar Sosper Tentang Energi, Dicecar Persoalan Minyak Goreng

waktu baca 2 menit
Minggu, 3 Apr 2022 04:34 292 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Ely Hartati Rasyid, anggota DPRD Kaltim dapil Kukar asal PDI Perjuangan, pada Sabtu 2 April 2022, menggelar sosialisasi Perda Kaltim Nomor 8/2019 tentang Rencana Umum Energi Daerah (RUED) di salah satu rumah makan di Jalan Panjaitan Tenggarong.

“Kita ingin mensosialisasikan ke masyarakat, bahwa Perda RUED bakal mewujudkan ketahanan energi  berkelanjutan, ” ucap Ely, yang didampingi Dosen STIE Tenggarong, Johansyah, di hadapan ratusan perwakilan masyarakat yang hadir.

Untuk Kukar, sebut Ely, memiliki potensi energi yang berlimpah, seperti batu bara dan migas. Namun, sangat disayangkan Kaltim mengalami krisis energi.

“Kalau Nusa Tenggara Timur (NTT) wajar kalau kekurangan migas. Ini di Kaltim sumber sawit tapi krisis minyak goreng. Kaltim banyak sumber minyak, malah krisis solar bersubsidi,” paparnya.

Di sela sesi tanya jawab, warga asal Kelurahan Melayu Kecamatan Tenggarong, Irwan menyoroti sejauh mana peran pemerintah guna mewujudkan ketahanan energi di Kaltim dan Kukar pada khususnya.

“Beberapa Wilayah di Kukar masih belum menikmati listrik, sedangkan tinggal di daerah berlimpah SDA, ” ucap Irwan.

Terbaru, Kukar krisis minyak goreng yang menimbulkan antrian dimana-mana. Terjadi juga krisis sumber daya air.  “Sumber air dari sungai Tenggarong sudah melewati ambang batas baku mutu,” paparnya.

Menurut Ely, dalam sistem tata niaga bahan pangan, minyak goreng bukan bagian kebutuhan pokok seperti sembako.

“Ke depannya, warga diharapkan juga terbiasa dengan PLTS. Jika daerah sulit mendapat akses listrik PLN, bisa juga dengan energi terbaharukan, “pungkasnya.

Penulis: Andri

LAINNYA
x