src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Dua Legislator PKB Kukar Soroti Pengelolaan Ponpes

Dua Legislator PKB Kukar Soroti Pengelolaan Ponpes

2 minutes reading
Sunday, 21 Sep 2025 12:18 186 huldi amal


HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Dua legislator Kukar asal PKB punya penilaian tersendiri terhadap pengelolaan Pondok Pesantren (Ponpes) di Kukar yaitu Eko Wulandanu dan Hamdiyah. Terkhusus persoalan yang terjadi di Ponpes Ibadurrahman Tenggarong Seberang.

“Kami meminta maaf atas kasus Ponpes di Tenggarong Seberang,” ucap Anggota DPRD Kukar, Eko Wulandanu, saat diskusi persiapan pembuatan Perda LGBT, belum lama ini di ruang Banmus, Senin 15 September 2025.

Eko yang juga Ketua PKB Kukar ini menyarankan untuk pemberian tindak hukum secara tegas kepada pelaku pelecehan seksual di Ponpes, khawatir ada upaya pembakaran atau pengrusakan oleh warga di Ponpes.

“Saran saya, pasang CCTV di Ponpes tersebut, kalau perlu dibanyakin dimana Ponpes pernah kejadian LGBT. Beri edukasi kepada santri agar berani lapor, jika terjadi pelecehan terhadap dirinya,” jelasnya.

Hamdiyah yang terpilih melalui dapil Loa Kulu, Loa Janan dan Samboja Barat ini meminta dukungan agar DPRD bisa jalankan fungsinya sebagai lembaga pengawasan terhadap persoalan yang terjadi di masyarakat.

Pengalaman Hamdiyah saat kunjungan ke Ponpes-ponpes, potensi terjadinya pelecehan santri yang seharusnya bisa dicegah. Ada kamar dinding asrama putri sudah banyak yang bolong dan rusak hanya ditutupi dengan bahan seadanya. “Ini sebuah keprihatinan. Ada lagi, WC santri tidak menyatu dengan asrama, jaraknya jauh di belakang. Ini berpotensi terjadi pelecehan,” ungkapnya.

Kepala Kantor Kemenag Kukar Nasrun menyebut total Ponpes di Kukar sebanyak 55 unit dengan berbagai persoalan yang dihadapi. Bukan hanya pelecehan seksual. “Ada Ponpes yang gedungnya megah, ada juga yang reot-reot. Ada yang pendapatan gurunya luar biasa, ada dibayar seadanya. Ini kondisi Ponpes yang harus dicarikan solusinya,” terangnya.(ADV50/Andri)

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x