src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Bupati Resmikan Dermaga Teluk Sulaiman serta Jembatan Sei Bataan dan Jembatan Sei Sumbang di Biduk-Biduk. (Foto: Ist/ Prokopim Berau)HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Guna memperkuat konektivitas dan sosial ekonomi masyarakat wilayah pesisir, Pemkab Berau meresmikan Dermaga Teluk Sulaiman di Kampung Teluk Sulaiman. Jembatan Sei Bataan dan Jembatan Sei Sumbang di Kampung Teluk Sumbang, Kecamatan Biduk-Biduk diresmikan bersamaan pada Selasa, 13 Januari 2026.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas menyampaikan, pembangunan infrastruktur dasar menjadi prioritas pemerintah daerah untuk mendorong pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi, khususnya di wilayah pesisir selatan Kabupaten Berau.
“Saya harap pembangunan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat untuk mendukung potensi pariwisata dan ekonomi pesisir,” ungkapnya.
Pembangunan diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, baik dari sisi akses transportasi, distribusi hasil perikanan, hingga pengembangan potensi pariwisata,” ujarnya.
Pembangunan Dermaga Teluk Sulaiman dilaksanakan dalam empat tahapan sejak tahun 2020 hingga 2025, dengan total anggaran Rp54,3 miliar. Jembatan Sei Sumbang dibangun dengan anggaran sebesar Rp14,8 miliar. Memiliki bentang jembatan 40 meter dengan lebar efektif 3,50 meter. Jembatan ini dirancang dengan bentuk menyerupai Kelomang dan diproyeksikan menjadi ikon baru di Teluk Sumbang.
“Jembatan ini kami rancang dengan identitas khas daerah pesisir. Bentuk kelomang menjadi simbol ketangguhan dan kearifan lokal masyarakat Teluk Sumbang,” jelasnya.
Sementara itu, Jembatan Sei Bataan dibangun dengan anggaran Rp23,1 miliar, memiliki bentang jembatan 55 meter dan lebar efektif 7 meter. Sri berharap, infrastruktur yang telah diresmikan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal dan dijaga bersama oleh masyarakat demi keberlanjutan pembangunan daerah.
Sri mengatakan, keberadaan dermaga dan jembatan tersebut diharapkan dapat mendukung akses mobilitas masyarakat, perekonomian hingga pengembangan pariwisata Kabupaten Berau. “Ini akan membuka peluang ekonomi baru, termasuk sektor pariwisata pesisir,” pungkasnya. (Riska)