22.5 C
Samarinda
Thursday, December 9, 2021

Deretan Calon dan Peserta Pilkada di Kaltim Terpapar COVID-19, Dua Meninggal

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Meninggalnya Calon Wali Kota Bontang Adi Darma menambah daftar bakal calon dan calon peserta Pilkada 2020 di Kaltim yang wafat akibat positif COVID-19. Sebelumnya, bakal calon petahana yang juga Bupati Berau Muharram meninggal dunia saat dirawat di Rumah Sakit Pertamina, Balikpapan.

Adi Darma, meninggal dunia di RSUD Taman Husada Kota Bontang, Kamis 1 Oktober 2020 pukul 11.40 WITA. Hal ini dibenarkan Direktur RSUD Bontang, I Gusti Made Suardika.

Deretan Calon dan Peserta Pilkada di Kaltim Terpapar COVID-19, Dua Meninggal

“Iya, beliau meninggal jam 11.40 Wita,” ujarnya kepada wartawan. Adi Darma menjalani perawatan di rumah sakit 23 September lalu setelah hasil uji swab menunjukkan positif COVID-19.

Sementara, Bupati Berau H Muharam,  usia 52 tahun, meninggal dunia di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan, pada Selasa 22 September 2020 lalu.

Bupati Muharram mengumumkan dirinya terkonfirmasi positif COVID-19 pada 9 September 2020. Setelah mengikuti tes kesehatan di Balikpapan. Saat itu ia merasa kondisinya relatif aman. Namun mengalami gejala flu dan sakit kepala yang mengganggu. Ia dirujuk ke Rumah Sakit Pertamina Balikpapan atau RSPB keesokannya.

Dari catatan media ini, selain Berau dan Bontang, daerah yang peserta Pilkadanya turut  terpapar virus corona adalah Kutai Timur yakni Cawabup Kasmidi Bulang. Kini, sembuh.

Kala terkonfirmasi positif COVID-19, Kasmidi Bulang masih menyandang status Plt Bupati Kutai Timur. Dia tak bisa hadir langsung saat mendaftar sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati untuk Pilkada 2020 ke KPU setempat.

Namun, dia hadir secara virtual saat pasangannya, Ardiansyah Sulaiman, mendaftarkan pasangan ini didampingi jajaran Parpol pengusung, Sabtu 5 September 2020.

Kasmidi memilih menjaga jarak dan berpidato di depan pendukung di kediamannya. Tentunya, dengan mematuhi protokol kesehatan. “Saya tidak bisa hadir ke KPU. Kemarin saya cek swab, ternyata saya konfirmasi positif. Jadi saya jaga jarak. Semoga, hasil karantina mandiri bisa berjalan baik, saya kuat berkat support kita semua,” ujar Kasmidi di kediamannya Jl. Poros Sangatta-Bontang, Kecamatan Sangatta Selatan.

Kasmidi terkonfirmasi positif COVID-19  pada Jumat 4 September 2020 usai melakukan tes swab fasilitas TCM (Tes Cepat Molekuler) di RSUD Kudungga.

CAWABUP UCHE PRASETYO TERPAPAR COVID-19

Usai Kasmidi sembuh, ternyata salah satu peserta Pilkada Kutai  Timur lainnya kini terkonfirmasi positif COVID-19. Dia adalah Calon Wakil Bupati Uche Prasetyo.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kutim dr Bahrani. “Pak Uche positif COVID-19,” katanya saat dihubungi.

Sejak tanggal 29 September, terang Bahrani, Uche mengalami gejala mirip COVID-19 sehingga dirujuk ke RSUD Kudungga. “Tanggal 25 sebenarnya beliau sudah tes, tapi negatif. Beliau istirahat dan dalam pemantauan dokter penyakit dalam. Selama pemantauan itulah didapati gejala yang mengarah ke COVID-19, di-swab ulang dan positif,” terangnya.

Diketahui, Uche mendampingi Calon Bupati Kutai Timur Awang Ferdian Hidayat di Pilkada 2020. Keduanya adalah pasangan yang diusung Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Mereka mendaftarkan diri di hari terakhir pembukaan pendaftaran di Sekretariat KPU Kutai Timur, Minggu 6 September 2020.

Soal kabar Calon Bupati Awang Ferdian Hidayat yang juga disebut positif Corona, Bahrani mengaku belum tahu. “Belum ada notifikasi. Kalau beliau pernah cek, mungkin di Samarinda karena KTP beliau di sana. Kalau KTP Kutim, dikasih tahu kami,” tukasnya.

CABUP SJ POSITIF LAGI

Sementara itu, salah satu Calon Bupati Berau SJ justru kembali dinyatakan positif COVID-19 setelah menjalani swab untuk keperluan tes kesehatan sebagai pasangan calon di Pilkada 2020. Padahal, yang bersangkutan telah dinyatakan negatif setelah melakukan swab di Klinik Tirta Tanjung Redeb.

Seperti diketahui, SJ melakukan swab tersebut sebagai salah satu syarat pemberkasan pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau, sebagai bakal calon pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Berau. Dia menggantikan bakal Cabup Berau Muharram, suaminya.

Dilansir dari prokal.co, Kepala Dinas Kesehatan Berau, Iswahyudi mengaku mendapat rilis dari Balikpapan pada Selasa 29 September 2020 pagi yang menunjukkan bahwa SJ masih positif COVID-19, meskipun masuk dalam orang tanpa gejala (OTG).

SJ melakukan perjalanan ke Balikpapan untuk mengikuti tahapan tes kesehatan sebagai bakal calon di Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo hari ini. Namun saat tiba di Balikpapan kemarin, SJ diinformasikan kembali melakukan swab test, yang akhirnya menunjukkan hasil terkonfirmasi COVID-19.

“Memang COVID-19 seperti ini gejalanya. Sebenarnya orang tanpa gejala (OTG) tidak perlu swab. 10 hari sudah tanpa gejala diperbolehkan pulang. Makanya dari pihak RS di Balikpapan memperbolehkan yang bersangkutan pulang,” jelas Iswahyudi.

Lanjut dia, sesuai aturan, SJ sebenarnya sudah selesai melakukan isolasi karena sudah melewati masa 10 hari. Namun, jika masih dinyatakan positif, harus tetap melakukan isolasi mandiri terlebih dahulu. “Harusnya karantina mandiri,” ujarnya.

Penulis: redaksi headlinekaltim.co

 

Komentar

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU