src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Bupati Edi Sedih, 200 Meter dari Pendopo Ada Keluarga Miskin

Bupati Edi Sedih, 200 Meter dari Pendopo Ada Keluarga Miskin

2 minutes reading
Tuesday, 19 Jul 2022 17:39 251 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Saat menghadiri rapat koordinasi teknis (Rakornis) pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Bupati Kukar Edi Damansyah meluapkan perasaan sedihnya. Alasannya, beberapa waktu lalu, dia mendapati fakta bahwa ada keluarga miskin yang tinggal tidak jauh dari pendopo Bupati Kukar.

“Saya ini sedih, merasa bersalah. Ternyata ada keluarga miskin yang tidak jauh dari rumah dinas dan masjid Agung Tenggarong. Parahnya lagi, tidak tercatat sebagai keluarga miskin di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kukar, ” ucap Edi, saat memberikan arahannya, Selasa 19 Juli 2022, di ruang serba guna kantor bupati.

Untungnya keluarga tersebut, lanjutnya, diberikan bantuan Sembako oleh Bupati dan Dewan Masjid Indonesia(DMI) Cabang Kukar. Demi memberantas kemiskinan di Kukar, Pemkab menggandeng DMI agar turun tangan menanggulangi kemiskinan. Minimal di kawasan terdekat masjid.

“Program sederhananya, masjid bisa mendata warga sekitar yang prasejahtera sebanyak 40 orang. Sudah banyak pengurus masjid yang menjalankan pendataan, ” tegasnya.

Menurutnya, bantuan sosial atau sejenisnya oleh pemerintah akan memperbaiki kehidupan masyarakat. Asal tepat dalam pendataannya.

“Saya lihat keluarga tersebut, tinggal di bangunan berukuran 4×6 meter ditinggali 6 orang, kan kita prihatin menemukan kondisi seperti itu, ” sebut mantan Sekda Kukar ini.

Edi menegaskan, sebagai pemimpin di Kukar tentu dia menyadari akan diminta pertanggung jawaban di dunia dan akhirat. Oleh karena itu, dia berharap program pengentasan kemiskinan benar-benar efektif dan tepat sasaran.

“Kalau usianya masih produktif, solusinya melalui program pemberdayaan. Seperti berjualan nasi goreng, bisa dibantu rombong jualan dan modalnya,” tegasnya.

Dia menyimpulkan, potret kemiskinan di daerah berarti ada masyarakat yang tidak tersentuh dengan program pemerintah. “Saya minta Dinsos dan DMI Kukar, serta pihak lainnya untuk bersinergi memberantas kemiskinan, ” pungkasnya.

Penulis: Andri

Editor: MH Amal

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x