src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Peninjauan Bupati ke lokasi kebakaran jalan AM Alimuddin.(Sumber : Andri)
HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri mengunjungi korban kebakaran di Jalan AM Alimuddin, Kelurahan Melayu, Tenggarong, Kamis (8/10/2026). Dalam kunjungan itu, Bupati menyerahkan bantuan sekaligus menanyakan kebutuhan mendesak para korban.
“Ini kebakaran terbesar di Kukar dan menjadi perhatian kita agar tidak terulang lagi,” jelasnya.
Bantuan yang diberikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar antara lain 30 dus mi instan, 4 set kompor gas, 5 set perlengkapan masak, sembako, air minum kemasan, dan perlengkapan ibadah. Bantuan dari warga juga terus mengalir.
“Kami ucapkan terima kasih kepada warga yang memberikan perhatian lebih terhadap korban kebakaran di sini,” ujarnya.
Bupati Aulia juga menyempatkan diri berbincang dengan warga terdampak. Rata-rata warga meminta bantuan perlengkapan memasak, seperti kompor. Sementara itu, bantuan sembako dan bahan pangan lainnya diakui sudah banyak berdatangan.
“Yang sulit itu memasaknya, perlengkapan memasak minim. Kalau memasak tidak sempurna, dikhawatirkan makanan tidak terolah dengan baik,” ujarnya.
Bupati juga menyoroti kawasan AM Alimuddin yang masuk zona merah karena sulitnya distribusi air ke lokasi tersebut. Ia berpikir persoalan itu dapat ditangani melalui dana RT. Bupati mengaku telah berdiskusi dengan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) untuk mewujudkan sistem pengairan yang baik di permukiman padat penduduk yang rawan kebakaran.
“Kita akan koordinasikan dengan Lurah Melayu agar sistem pengairan warga dapat terpenuhi, dengan pembiayaan bersumber dari dana RT,” jelasnya.
Korban kebakaran di Jalan AM Alimuddin tercatat sebanyak 70 kepala keluarga (KK) dengan 215 jiwa. Mereka terdiri atas 25 siswa SD, 8 siswa SMP, 8 siswa SMA, dan 6 mahasiswa. (Andri)