src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> BPIP Bentuk JPM Kaltim, Jejaring Penguatan Ideologi Pancasila ke Masyarakat

BPIP Bentuk JPM Kaltim, Jejaring Penguatan Ideologi Pancasila ke Masyarakat

3 minutes reading
Tuesday, 4 Oct 2022 18:55 357 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) terus
berupaya membumikan Pancasila ke seluruh lapisan masyarakat di penjuru negeri. Strategi pembinaan ideologi Pancasila semakin masif dilakukan dengan berbagai cara.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan mendorong terbentuknya Jejaring Panca Mandala (JPM) di berbagai tingkat daerah di Indonesia. BPIP membentuk JPM Kaltim sekaligus pembinaan di Hotel Swiss Belhotel Samarinda selama dua hari l, tanggal 4-5 Oktober 2022.

JPM merupakan forum kolaboratif antara 5 unsur; pemerintah, dunia usaha, akademisi, organisasi masyarakat, dan media massa untuk membantu penyelesaian berbagai isu pembinaan ideologi Pancasila.

Selain itu, JPM dibentuk pada setiap level/wilayah oleh komponen masyarakat yang bersifat suka rela dengan kesamaan tujuanuntuk berperan menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat,
berbangsa, dan bernegara.

“Hal ini merupakan wujud kolaborasi antara BPIP dengan seluruh elemen kekuatan bangsa,” sebut Koordinator Fungsi Humas dan Orsospol BPIP, Hartri Sirait, Selasa 4 Oktober 2022.

Hingga saat ini, JPM telah dibentuk di 10 provinsi, di antaranya, Banten, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, NTT, Sumatera Utara, Sulawesi Utara, dan Jawa Timur. Selain itu, JPM juga sudah terbentuk di 67 kota dan kabupaten di Indonesia.

Pada tahun 2022, BPIP siap membentuk JPM di Provinsi lainnya, diantaranya Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Jawa Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Barat, dan Papua.

“Untuk di Kaltim, pembentukan JPM dibarengi dengan penguatan calon pengurus JPM dengan kemampuan penting yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas, dan dihadiri peserta provinsi dan 10 perwakilan kota dan kabupaten di Kaltim,” jelasnya.

Para pengurus akan dibekali berbagai materi  dari para narasumber. Terdapat 11 JPM di se-Kalimantan Timur yang akan dibentuk dan dikuatkan.

Hartri menjelaskan di hari
pertama, sejumlah materi yang diberikan, di antaranya, Kelembagaan BPIP oleh Direktur
Hubungan Antar Lembaga dan Kerja Sama, Elfrida Herawati Siregar, S.P., M.M.; Pancasila: Historisitas, Konseptualitas, dan Aktualitas oleh Direktur Pengkajian Materi Pembinaan
Ideologi Pancasila, Aris Heru Utomo, S.H., M.B.A., M.Si.; Wawasan Ideologis Pancasila:
Dimensi Keyakinan, Pengetahuan, dan Tindakan oleh Direktur Pengkajian Kebijakan
Pembinaan Ideologi Pancasila, Dr. Muhammad Sabri, M.Ag. dan Direktur Penyusunan Rekomendasi Kebijakan dan Regulasi, Drs. R. Dian Muhammad Johan Johor Mulyadi, M.H.; Literasi Digital Pancasila melalui TIK oleh Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah BPIP, Dr.
Antonius Benny Susetyo, Pr. dan Direktur Perencanaan Diklat PIP, Dr. Drs. Yakob KM., M.Si.

Selain dibekali materi, para peserta akan digiring membuat Rencana Kerja Tindak Lanjut.

Setelah penguatan ideologi selesai, para pengurus JPM wilayah Kalimantan Timur akan melakukan deklarasi gotong royong membumikan Pancasila di Benua Etam, yang direncanakan akan digelar pada 6 Oktober 2022 di Pendopo Odah Etam, Kantor Gubernur Kaltim.

“Selain itu, akan dibacakan pula Rencana Kerja Tindak Lanjut (RKTL) semua anggota JPM dalam membuat program sesuai dengan karakter daerahnya masing-masing dengan pola pendekatan yang beragam,” pungkasnya.

Penulis: Andri

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x