src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Besok, Besaran APBD 2022 Ditentukan Bersama TAPD

Besok, Besaran APBD 2022 Ditentukan Bersama TAPD

2 minutes reading
Monday, 1 Nov 2021 20:01 452 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kaltim melaksanakan rapat tertutup terkait pembahasan APBD Tahun 2022 di ruang rapat gedung E lantai 1 DPRD Kaltim, Senin 1 November 2021.

Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun mengatakan, pihaknya akan menggelar rapat kembali bersama dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Kaltim untuk membahas program-program pada tahun 2022.

“Sudah kita jadwalkan, tahapannya mulai dari rapat dengan TAPD, kesepakatan Gubernur dengan DPRD tentang KUA-PPAS. Berikutnya pembahasan lagi sampai kesepakatan nota penyampaian, nota keuangan kemudian pandangan umum fraksi terhadap nota keuangan. Kemudian jawaban pemerintah pada pandangan fraksi, terakhir kesepakatan. Sudah kita agendakan semua, kemungkinan tanggal 26 November kita harapkan sudah final untuk murni 2022,” ujarnya pada awak media usai memimpin rapat Banmus.

Terkait dengan besaran APBD 2022, Samsun enggan menyebutkan lebih detail. Menurutnya, angka-angka tersebut masih akan berkembang setelah melalui rapat-rapat antara DPRD dan TAPD.

“Kalau masalah angka, masih pembahasan. Tadi rapat Banggar membahas tentang tahapan dan ditetapkan dalam rapat Banmus. Tapi masalah angka, besok,” katanya.

Senada, anggota DPRD Kaltim Sarkowi V Zahry menyebut, besaran anggaran APBD 2022 akan ditentukan Selasa besok setelah pihaknya bertemu dengan TAPD.

Kata dia, yang dapat menghitung berapa anggaran yang dibutuhkan adalah TAPD. “Kita tidak tahu rapat terakhir, tapi biasanya ada perubahan. Makanya besok di fix-kan, kita minta data mereka, apakah ada penambahan pendapatan? Apakah Bapenda optimis ada pendapatan baru? Kita minta laporan TAPD, kuncinya itu. Supaya TAPD maksimal dalam menggali pendapatan,” katanya.

Ditambahkan politisi Golkar ini, pihaknya juga menunggu penyampaian laporan dari Pemprov Kaltim terkait alasan sehingga tidak disepakatinya APBD Perubahan 2021.

“Besok kita undang TAPD, sampai dimana serapannya. Intinya kita ingin memperjelas dulu TAPD bagaimana anggaran murni, kemudian tidak disepakatinya APBD Perubahan itu apa saja yang mereka lakukan,” pungkasnya.

Penulis: Ningsih

Editor: MH Amal

LAINNYA
x