23.6 C
Samarinda
Thursday, June 20, 2024

Bertetangga dengan IKN Nusantara, Guru SD Belasan Tahun Tinggal di Rumah Dinas Tak Layak Huni

HEADLINEKALTIM.CO, PENAJAM – Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sudah ditetapkan sebagai lokasi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Tepatnya di Kecamatan Sepaku. Bahkan, infrastruktur di wilayah inti IKN mulai digenjot. Megaproyek senilai ratusan miliar hingga triliunan di depan mata.

Namun, di kecamatan tetangga berlokasinya IKN, ada cerita seorang guru sekolah dasar yang belasan tahun tinggal di rumah dinas tak layak huni. Rumah berkonstruksi kayu itu tak pernah jadi perhatian pemerintah.

Tepatnya di SDN 006 Babulu, Desa Babulu Laut, Kecamatan Babulu Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Sri Wahyuni, guru SD yang sudah mengabdi selama 19 tahun di sekolah tersebut terus bertahan dengan segala keterbatasan.

Perempuan berusia 54 tahun ini tinggal di rumah dinas yang sudah lapuk dimakan usia. Tiang hampir doyong. Atapnya bocor. Kondisi lantai dari papan juga kian reyot.

“Pernah ada ular masuk, Mas. Kondisi seperti ini jelas tidak nyaman,” kata Sri Wahyuni pada media ini, Rabu 27 Juli 2022.

Rumah dinas guru di SDN 006 Babulu dibangun kopel alias dua pintu. Kondisinya pun sama. “Rumah yang satu itu, dulu ada juga guru yang tempati. Sekarang dia sudah pindah dan membangun rumah sendiri,” tuturnya.

Sri yang berasal dari Kota Balikpapan meninggalkan keluarganya untuk mengajar di sekolah itu. Dia pun tinggal seorang diri di rumah yang tidak layak tersebut.

“Saya pulang ke Balikpapan kalau libur akhir pekan, tapi selama ada COVID-19 ini jarang pulang,” ujarnya.

Diakui Sri, pihak sekolah telah beberapa kali mengajukan usulan renovasi rumah guru yang nyaris ambruk itu. Namun, sampai saat ini belum ada tindak lanjut Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU.

“Sudah sering ada orang dari Disdikpora mengecek kondisi rumah dinas guru ini. Tetapi, belum ada perbaikan sampai sekarang,” jelasnya.

Sri Wahyuni mengungkapkan, Disdikpora PPU belum melakukan perbaikan rumah dinas guru ini dengan alasan anggaran daerah tidak memadai. “Informasinya belum ada bantuan anggaran dari pusat atau provinsi,” bebernya.

Ia berharap, pemerintah daerah memperbaiki rumah dinas guru SDN 006 Babulu pada tahun anggaran 2023.

“Harapan kami, tahun depan direnovasi rumah dinas ini karena kondisinya sudah tidak layak,” harapnya.

Penulis: Teguh
Editor: MH Amal

- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU

POPULER