23.6 C
Samarinda
Jumat, Agustus 6, 2021

Berkas Kasus Sabu 5,6 Kg Masih Diteliti Jaksa

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Berkas kasus kepemilikan Narkoba jenis sabu-sabu seberat 5,6 Kg yang dikirimkan penyidik Polres masih diteliti pihak Kejaksaan Negeri Kukar. Tersangka utama, MY terancam penjara seumur hidup.

“Berkas sudah masuk, kita punya waktu 7 sampai 14 hari untuk penelitian apakah berkasnya bisa dinyatakan lengkap atau P21,” ungkap Kasi Pidum Kejari Kukar, Frendra AH, Senin 14 Juni 2021.

Berkas yang diteliti, menurut Frenda, diperiksa pemenuhan syarat formil dan materil dan harus memenuhi 2 alat bukti.  “Jika sudah lengkap, maka kami akan meminta menyerahkan barang bukti dan tersangka. Selanjutnya menunggu waktu sidang di pengadilan, ” ujarnya.

Frenda menyebut, dari ketiga tersangka punya peranan masing-masing. Bandar besarnya masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). “Kasus ini menjadi jaringan narkoba internasional, ” jelasnya.

Kasat Resnarkoba Polres Kukar, Iptu Encek Indrayani mengakuakan segera melengkapi jika berkas dinyatakan P-19 alias belum lengkap. “Kita target, bulan ini juga sudah rampung dan P21, jadi bisa masuk ke tahap selanjutnya, ” jelasnya.

Untuk diketahui, barang bukti sabu seberat 5,6 Kg sudah dimusnahkan dengan cara diblender oleh Polres Kukar awal bulan Juni 2021, disaksikan Pemkab Kukar, MUI, Forkopimda serta perwakilan tokoh masyarakat.

Sebelumnya, Polres Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur membongkar sindikat narkoba internasional, sabu seberat 5,6 kg disita. Diduga sabut tersebut berasal dari pengiriman luar negeri.

Kapolres Kukar AKBP Irwan Masulin Ginting, mengatakan barang bukti tersebut didapatkan dari tiga orang pelaku yang diamankan di tempat yang berbeda.

“Awalnya pada Rabu (14/4) sekitar pukul 20.00 Wita, Satreskoba Polres Kukar mendapat informasi bahwa akan ada transaksi narkotika jenis sabu di Desa Karang Tunggal, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara,” kata AKBP Irwan Masulin Ginting kepada awak media di Tenggarong, Kukar, Jumat 16 April 2021 dikutip dari merdeka.com.

Kemudian anggota Satreskoba melakukan penyelidikan dan berhasil mengantongi nama pelaku yang berinisial SD (38). Setelah itu, salah satu anggota Satreskoba melakukan komunikasi dengan pelaku melalui telepon dan sepakat untuk melakukan transaksi narkoba jenis sabu di Tenggarong Seberang.

“Dalam transaksi tersebut, petugas yang menyamar berhasil mengamankan SD sebagai pelaku dan juga barang bukti sabu-sabu dalam poket besar,” ungkap Kapolres.

Kasat Reskoba Kukar, Iptu Encek Indrayani menambahkan pihaknya berupaya mengembangkan kasus, dengan mencari informasi asal barang haram tersebut. “Berdasarkan keterangan SD mengaku barang tersebut didapat dari temannya yang berada di Air Putih, Samarinda,” tutur-nya.

Pihaknya langsung melakukan pengejaran terhadap kedua rekan SD dan teridentifikasi dua orang pelaku lainnya yakni MY (28) dan MS (36) di Air Putih Samarinda. “Kami berhasil meringkus kedua pelaku dan dari tangan MY ditemukan 5 poket sabu seberat 20 gram,” ujar Encek.

Melalui interogasi kedua pelaku, diketahui peran masing- masing yakni MY merupakan perantara dari pemilik utama sabu tersebut, sedangkan MS, berperan sebagai penunjuk jalan. “MY juga mengatakan bahwa masih ada sisa barang di Bontang,” kata Encek.

Selanjutnya, Satereskobalangsung bergerak menuju Bontang. Tepatnya, di Jalan Slamet Riyadi, Lok Tuan, Kecamatan Bontang Utara. Sesampainya di sana, tim Reskoba langsung melakukan penggeledahan di rumah MY dan berhasil menemukan 4 kg lebih narkoba jenis sabu.

“Keterangan sementara barang tersebut berasal dari luar negeri dan kami sudah kantongi satu nama sebagai pelaku utama yang mempunyai barang,” ucap Encek.

Akibat perbuatannya, SD dan MY dijerat dengan pasal 114 ayat (2) juncto pasal 112 ayat (2) juncto pasal 132 UURI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun sampai seumur hidup. Sedangkan MS bakal dijerat dengan pasal 132 ayat (1) UURI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Penulis: Andri
Editor: MH Amal

Komentar

- Advertisement -spot_img

LIHAT JUGA

- Advertisement -spot_img

TERBARU

spot_img
Komentar