27.5 C
Samarinda
Wednesday, June 16, 2021

Belajar dari YouTube, Pria Ini Ahli Merakit Senpi dan Layani Pesanan

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Jajaran Polsek Loa Kulu Polres Kukar menangkap pria karena merakit dan menjual senjata api (Senpi) di RT 2 Desa Jongkang. Penangkapan tersangka menerjunkan delapan personel Polsek dengan menggunakan pelindung badan.

“Sudah kita tahan tersangka utama berinisial MPA, ” ucap Kapolres Kukar AKBP Irwan Masulin Ginting didampingi Kasat Reskrim AKP Herman Sopian, dan Kapolsek Loa Kulu AKP Gandha Syah, Jumat 11 Juni 2021, di halaman Mapolres Kukar.

Irwan menceritakan penangkapan MPA setelah mendapatkan laporan dari masyarakat pada 1 Juni 2021.
Kemudian, pada tanggal 10 Juni 2021 malam, MPA ditangkap tanpa perlawanan.

“Saat ditangkap, tersangka sedang bersama istri dan sepupunya,” ucapnya.

Pria ini membuat Senpi berdasarkan pesanan. Harga bervariasi. Tergantung jenis senjata laras panjang atau laras pendek, kisaran Rp 2-4 juta per senpi.

“Selama menggeluti usaha merakit senpi 4 bulan, sudah terjual 3 unit senpi sesuai pesanan, ” ungkapnya.

MP berlatar belakang mekanik mesin motor dan pernah bekerja di bengkel. Dia mengasah ilmu merakit senjata melalui YouTube.

“Dia bekerja di salah satu perusahaan yang ada di Jongkang, ” ucapnya.

Menurut pengakuannya, lulusan SD tersebut pernah menjalani hukuman atas kasus pembunuhan pada tahun 2001.

Irwan memastikan, dalam menjalankan aksinya, MPA dibantu orang lain. Untuk barang bukti yang sudah disita berupa beberapa unit Senpi laras panjang dan pendek, puluhan butir peluru aktif dan kosong, satu kantung kecil bubuk mesiu, serta berbagai mesin dan alat pendukung lainnya untuk merakit senpi.

“Tersangka terancam maksimal penjara selama 20 tahun, ” ucap Kapolres.

Ditambahkan oleh Gandha, para tetangga tidak ada yang tahu bahwa MPA punya usaha sampingan sebagai perakit senpi.

“Sebelah rumah tersangka adalah rumah Kades Jongkang. Posisi rumah tersangka pas di jalan raya poros Jongkang-Samarinda,” ucap Gandha.

Herman memastikan akan lakukan pendalaman lebih lanjut karena bisa saja senpi rakitan sudah banyak terjual dan membahayakan bagi masyarakat.

Penulis: Andri
Editor: MH Amal

Komentar

- Advertisement -spot_img

LIHAT JUGA

- Advertisement -spot_img

TERBARU

spot_img
Komentar