src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Hingga hari kedua pasca hujan deras yang mengguyur Kota Samarinda, titik banjir bertambah. Khususnya di Kelurahan Simpang Tiga dan Kelurahan Tani Aman, Kecamatan Loa Janan Ilir, Selasa 6 Juni 2023.
Akibat banjir tersebut membuat aktivitas masyarakat terganggu.
Data dari ITS-TRC Samarinda, sedikitnya ada 9 RT dari dua kelurahan tersebut yang tergenang banjir dengan ketinggian bervariasi antara 10 hingga 45 centimeter.
Di Kelurahan Simpang Tiga, pemukiman warga di 5 RT tergenang banjir. Yakni RT 17, RT 18, RT 20, RT 21 dan RT 22. Tinggi permukaan air mencapai rata-rata 10 hingga 45 centimeter.
Sementara itu, di Kelurahan Tani Aman, sedikitnya pemukiman warga di 4 RT ikut tergenang banjir. Yakni RT 1, RT 2, RT 3 dan RT 18. Dengan ketinggian air rata-rata 10 hingga 30 centimeter.
“Dari dua kelurahan ini, lokasi yang paling dalam tergenang air ada di RT 21 Kelurahan Simpang Tiga, dengan ketinggian air mencapai 45 centimeter, juga RT 2 Kelurahan Tani Aman, dengan ketinggian air mencapai 30 centimeter. Dengan kondisi ini, aktivitas masyarakat setempat menjadi tidak lancar, ” ucap Ketua ITS-TRC Samarinda Joko Iswanto.
Dia mengimbau, agar masyarakat selalu waspada dengan perubahan cuaca yang bisa terjadi kapan saja.
Penulis : Ningsih