23.6 C
Samarinda
Wednesday, May 12, 2021

Baliho Jumbo Menyulitkan Satpol, Pemkot Minta Paslon Tertibkan Sendiri

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Banyaknya jumlah alat peraga sosialisasi berupa baliho milik peserta Pilkada 2020 yang telanjur bertebaran, membuat Bawaslu dan Pemerintah Kota Samarinda selaku pemilik wilayah cukup kewalahan.

Asisten I Pemkot Samarinda Tejo Sutanoto mengatakan pihaknya bersama dengan Bawaslu Samarinda sudah jauh-jauh hari melakukan sosialisasi soal penertiban baliho tersebut. Namun, hingga kini, masih saja mudah dijumpai baliho berukuran jumbo terpasang di sejumlah titik.

“Kita kan sudah sosialisasi pada saat sebelum pelaksanaan kampanye,” ucapnya pada awak media.

Menurutnya, untuk penertiban Bawaslu biasanya akan berkoordinasi dengan Pemkot Samarinda dan LO masing-masing Paslon. “Apabila dari pihak Paslon tidak membongkar, maka Bawaslu dan Satpol PP akan membongkar. Ada yang memerlukan tangga, itu juga perlu waktu karena kesulitan untuk membongkar,” katanya.

Baca Juga  Wagub: Mudik Lebaran Silahkan, Asal di Kaltim Saja

Dia mengamini keluhan Bawaslu soal banyaknya jumlah baliho berukuran besar yang tidak sebanding dengan jumlah tenaga serta minimnya ketersediaan alat.

Untuk itu, dia meminta kerja sama dari masing-masing Paslon untuk melakukan penertiban baliho milik  masing-masing. “Kalau medianya (baliho,) susah dijangkau, tentu perlu waktu dan mengandung resiko. Biasanya itu dipasang oleh orang yang profesional sehingga kalau yang menertibkan Bawaslu dan Satpol-PP, saya kira tidak gampang. Kecuali dirusak, tapi yang punya tempat pasti akan komplain karena rangka baliho rusak,” katanya.

Baca Juga  Warga Samarinda Tangkap King Cobra sepanjang 3,8 Meter, Sedang Melahap Piton

Itu sebabnya, kata dia, penertiban melibatkan tim Paslon. Tujuannya agar tidak terjadi kesalahpahaman. “Kita harus juga perhatikan estetika kota, jangan sampai semrawut,” pungkasnya.

Penulis: Ningsih

Komentar

- Advertisement -spot_img

LIHAT JUGA

- Advertisement -spot_img

TERBARU

spot_img
Komentar