src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Petugas Basarnas bersiap melalukan operasi pencarian. (ist)HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA- Seorang pria bernama Makpong diduga tersesat di dalam hutan di kawasan Desa Puan Cepak, Kecamatan Muara Kaman, Kukar sejak Kamis siang kemarin.
Naasnya, 7 orang kerabat Makpong yang melakukan pencarian ke dalam hutan juga kini tak ketahuan rimbanya. Kejadian itupun langsung dilaporkan oleh keluarganya ke Kantor Pertolongan dan Pencarian (Basarnas) Kaltim pada Jumat 29 Juli 2022.
Informasi yang dihimpun dari Basarnas Kaltim, sebelum kejadian sekitar pukul 10.00 WITA, Kamis kemarin, Makpong dan istrinya bernama Rinda melakukan aktivitas berkebun tak jauh dari rumahnya di Desa Puan Cepak, Kecamatan Muara Kaman, Kukar.
Namun, selang satu jam kemudian, Rinda tak lagi menjumpai suaminya di kebun. Saat itu dirinya memutuskan untuk menunggu Makpong hingga pukul 16.00 WITA.
Hingga menjelang sore, rupanya Makpong tak juga kembali ke rumahnya hingga membuat sang istri khawatir. Kejadian itu langsung disampaikan kepada kerabatnya. Diduga, sang suami tersesat di dalam hutan.
Mendapat kabar Makpong hilang, 10 orang kerabat Makpong berkumpul di rumah Rinda untuk melakukan pencarian.
Sekitar pukul 21.00 WITA, 10 kerabat Makpong tersebut tiba di sebuah pondokan yang biasa digunakan Makpong dan istrinya beristirahat setelah berkebun. Di sana mereka sepakat bahwa 7 orang masuk ke hutan untuk melakukan pencarian. Adapun 3 orang lain menunggu di pondok.
Saat itu, mereka terus berkomunikasi untuk menginformasikan perkembangan situasi. Namun, tepat pukul 01.00 WITA, komunikasi mereka terputus hingga saat ini.
“Saat ini tim kami dari Unit Siaga SAR Samarinda sudah bergerak menuju lokasi untuk berkoordinasi dan mengumpul keterangan. Kemudian nantinya bersama dengan unsur SAR lain melakukan pencarian terhadap korban, ” kata Kasi Ops Basarnas Kaltim Basri.
Penulis: Ningsih